• Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
    Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
    Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
    Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
    Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa
    Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
    Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
    Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
    Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
    Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup
    Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
    Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
    Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
    Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
    Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan
    Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
    Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
    Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
    Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda
    Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
    ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,
    Kita semua menjawab kepada Tuhan
    Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
    Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

    Life is a gift

    Live it…

    Enjoy it…

    Celebrate it…

    And fulfill it.

    Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
    Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

    20 Juli jam 9:25 · Suka ·  · Berhenti Langganan

  •  “Ucapan Bahagia versi Iblis” bunyinya
    kira-kira seperti ini :
    Berbahagialah orang yang terlalu capek
    karena kesibukan mereka,
    sehingga mereka tidak punya waktu untuk
    bersekutu dengan Tuhan. Mereka
    adalah anak-anakku yang mengerti
    kerinduan hatiku yang terdalam.

    Berbahagialah orang yang selalu
    mengharapkan pujian atas apa yang
    mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan
    menunggangi ambisi mereka melalui
    pujian.

    Berbahagialah orang yang memelihara hati
    yang terlalu sensitif. Dengan
    sedikit “sentilan” saja mereka
    tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat
    di dalam bekerja dan akan segera
    menghilang dalam pelayanan. Mereka ini
    adalah fansku yang setia.

    Berbahagialah mereka para pembuat
    masalah. Mereka akan disebut
    anak-anakku.

    Berbahagialah orang yang selalu
    mengeluh. Aku senang karena benih
    sungut-sungut yang kutabur bertumbuh
    subur di hati dan lidah mereka.

    Berbahagialah mereka yang egois, suka
    mementingkan diri sendiri dan
    tidak peduli pada orang lain. Mereka
    adalah pengikut-pengikutku yang setia.

    Berbahagialah mereka yang suka
    menggosip, karena mereka akan
    menimbulkan perpecahan dan pertengkaran.
    Ini sungguh sangat menyenangkan
    hatiku.

    Berbahagialah orang yang mengaku
    mengasihi Tuhan, tetapi membenci
    saudara-saudaranya. Mereka akan hidup
    bersamaku selamanya sampai ke
    kekekalan.

    Berbahagialah orang yang membalas
    kebaikan dengan kejahatan,
    penganiayaan dengan penganiayaan dan
    kebencian dengan kebencian. Mereka akan
    mendapat upah yang sama denganku di
    kegelapan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s