PESING–Pelkat PKB–18 agustus 2011


PESING (perenungan singkat)  18 agustus 2011-Pelkat PKB

BERHIKMAT DALAM PENGERTIAN (Mazmur 49:2-5)

*banyak pengalaman didapat

karena orang membeli kecerdasan

*bentengilah kerendahan hatimu

agar kesombongan dan keangkuhan tidak melihatmu dan menghampirimu

*carilah yang memberi hikmat

karena dari situlah datangnya segala pengetahuan dan kepandaian

kata-kata mutiara diatas ini sebagai acuan kita, apakah yang dimaksud berhikmat dalam pengertian ( SBU) ?

apakah  salah satu faktornya oleh karena kecerdasan, atau dengan kerendahan hati kita akan  berhikmat dalam pengertian …? ….Atau kita harus mencari dulu yang memberi

hikmat….. ?

karena kalau kita salah  dalam memahami maka kita akan beroleh kebahagiaan yang sia-sia.

 Berhikmat dalam pengertian  bukan suatu perkara yang mudah

Jangan kita berpikir dengan “kecerdasan” yang diperoleh bahwa  kita sudah berhikmat dalam pengertian….. karena berhikmat dalam pengertian itu tidak dapat kita kejar…akan menghasilkan kesia-sian.

jangan kita berpikir dengan kerendahan hati kita beroleh hikmat dan pengertian…karena terkadang orang yang menonjolkan kerendahan hati justru adalah orang yang sombong atau dengan kata lain kerendahan hati dipakai untuk menyombongkan diri.. akan menghasilkan kesia-siaan.

Sebulat apapun tekad kita untuk memahami hikmat yang berpengertian akan sia-sia…karena di dalam banyak hikmat ada kesusahan, dan  dalam pengertian ada kesedihan .

Apakah dengan mencari pemberi hikamat kita akan berhikmat dalam pengertian …oleh karena disitulah letak segala pengetahuan dan kepandaian?…kalau hanya sekedar pengetahuan dan kepandaian  maka hanya sia2.

Aplikasi

berhikmat dalam pengertian  akan kita peroleh kalau dasarnya kita peroleh dari Tuhan….dan berhikmat dalam pengertian itu  telah Tuhan tanamkan dalam diri kita… yaitu:

-ada kasih dalam diri kita

-ada cita dalam diri kita

-ada damai sejahtera dalam diri kita

-ada kesabaran dalam diri kita

-ada kemurahan dalam diri kita

-ada kebaikan dalam diri kita

-ada kesetiaan dalam diri kita

-ada kelemahlembutan dalam diri kita

-ada dalam penguasaan diri dalam diri kita

Apakah kita mampu berhikmat dalam pengertian???

Lebik baik belajar dan berusaha daripada tidak sama sekali..karena iblis selalu mengintai…..

.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s