episode derita yg berujung


ku terdiam…hanya bisa diam

hentakan nafas mengalun seirama tiupan angin malam

ku berkesah, merenung,mengingat jalan cerita hidup

entah, apa ini yg namanya cobaan hidup;

ku berlutut,berharap pada Tuhan

memimnta penjelasan sebuah derita

betapa perihnya sebuah derita

seolah tercampak dalam kegelapan tak beralas

air mata mengalir dimalam-malam sepi

tersa sedih tak berbatas

seakan kumencintai derita yg memendam kepedihan

ku dicaci,dihina,dicibir…seakan aku melakukan dosa itu

dalam hati ku meronta, ku geram

kutanya DIA; apa salahku…????

waktu terus berjalan

ku pun berjalan dalam diam dan diam

kutemukan arti derita ini

ku digetari ketakjuban di hari-hariku

derita ini ” lebih bahagia dari kebahagiaan”

aku rela menerima derita untuk mengganti waktu

hanya waktu dan Sang waktu

yang bebaskan ku dari kungkungan derita

disaat ku terlahir ….

biarlah cibiran,caci maki dan hinaan berhembus

akan terhapus dalam satu masa

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s