JALAN PINTAS


Jalan pintas

Kita sering mendegar bahwa manusia senangnya mengambil jalan pintas. Daripada capek-capek sekolah dan belajar tahap demi tahap, dan karier merangkak dari bawah. Lewat jalan pintas kalau berhasil pasti memuaskan…. Itulah soal pilihan karier.

Ada juga,Orang yang pingin cepet kaya mengambil jalan pintas, namun orang miskin pun pingin ambil jalan pintas, orang yang putus cinta mengangambil jalan pintas, orang yang ingin dicintai juga mengambil jalan pintas, dan penyebrang jalan yang sudah disediakan jembatan pun mengambil jalan pintas dan lain sebagainya…..mengapa setiap orang pingin ambil jalan pintas…?

selain menguras kantong tentu merupakan operasi  besar berisiko tinggi. Nah, selain penuh risiko ternyata mengambil jalan pintas juga secara faktor kematangan mental kita akan membuat kita menjadi manusia yang kurang bahagia

Jalan pintas : adalah jalan bebas hambatan (tol)….jarang2 dilalui orang (itu dulu) sesuatu yang ingin diraih seseorang tanpa melalui prosedur yang sudah ditetapkan dalam aturan main. Penyebabnya bermacam macam, akibatnyapun bermacam dan bentuknya bermacam macam juga…

Mereka yang mengambil jalan pintas adalah orang yang “Menyerah” secara harfiah artinya pasrah pada keadaan yang mungkin sudah tidak bersahabat lagi dengan kita, biasanya diawali dengan sesuatu yang menjemukan ato tidak ada ide lagi untuk tetap bertahan, atau berpikiran “percuma saja”.

Penyebab Orang ingin mengambil jalan pintas:

Ada keresahan dan ketakutan masa depan mereka suram,

-Takut kelaparan,

-Takut gagal,

– Takut miskin,

– Materi menjadi tujuan yang paling utama….

Orang2 yang mengambil jalan pintas ingin dilihat lingkungan sekitarnya,takut dicemooh oleh lingkungan sekitarnya kalau hidupnya susah terus,melihat lingkungan sekitarnya, banyak yg sukses karena mengambil jalan pintas, dan sebagainya…

 

Akibat orang2 yang ingin mengambil jalan pintas:                                                                                                                      

Pertama, apa pun yang kita dapatkan dengan usaha minimum , atau pada intinya didapatkan tanpa usaha keras, biasanya tidak kita hargai sepenuh hati. “Makan dengan perut yang tidak lapar tidak akan seenak makan ketika kita sedang kelaparan”.

Emang dengan mengambil jalan pintas permasalahan akan selesei. Namun kenyataannya tidak demikian, justru orang-orang yang berpikiran pendek dan mengambil jalan pintas menganggap bahwa ia dapat berlari dan keluar dari permasalahan yang ia hadapi di dunia ini.

Belum beaya yang harus dikeluarkan begitu besar…mana ada mengambil jalan pintas gratis, nah kalau ga ada uang…ujung2 nya utang….kalau berhasil nggak apa2…kalau nggak…apa nggak “stres”.

Mereka yang mengambil jalan pintas biasanya proses kematangan mentalnya ya segitu-gitu saja karena tidak pernah mau mencoba melalui tantangan hidup dengan cara yang menyakitkan. Realitas kehidupan dan kebenaran  biasanya kita hindari apabila hal itu menyakitkan. Dan dari menghindari itu, kita hanya mengganti suatu realitas dengan jalan pintas.

Refleksi

Jalur menuju kesuksesan seringkali membutuhkan banyak upaya keras; ada harga yang harus dibayar. Seperti Yusuf melalui proses yang tidak mudah dalam perjalanannya, dari lubang sumur hingga menjadi perdana menteri seluruh Mesir. Proses yang dijalaninya selama tigabelas tahun mengembangkan di dalam dirinya karakter seorang bangsawan yang layak berdiri di depan Firaun, juga karakter seorang pengurus harta Tuhan yang pandai dan berhikmat, yang di kemudian hari menyelamatkan seluruh dunia dari bencana kelaparan.

Rencana Tuhan bagi kita adalah rencana yang membawa kemakmuran dan kesejahteraan bukan kecelakaan, untuk memberikan masa depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11). . Siapapun bisa sukses dan kaya terlepas kalau mau berusaha dan mengandalkan Tuhan,. Prinsip-prinsip untuk kesuksesan dan kemakmuran terdapat di dalam Firman Tuhan bagi mereka yang mencarinya dan berusaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s