Permintaan


Seorang pendeta tua merasa ajalnya telah hampir tiba.

Ia berbisik pada perawat bahwa ia memerlukan kehadiran dokter dan pengacaranya.

Perawat itu segera menelepon keduanya.

Setelah mereka datang, pendeta itu meminta mereka duduk di kiri dan kanannya.

Kedua orang itu menurutinya. Lalu pendeta itu memejamkan matanya dan diam.

Setelah berada dalam keheningan selama beberapa menit, kedua orang itu bertanya,

“Apa yang bapak perlukan atas kehadiran kami.

” Pendeta itu membuka matanya dan tersenyum lemah, “Tidak apa-apa.

Saya hanya ingin seperti Yesus, mati di antara dua orang perampok.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s