” BLUE PRINT “


CETAK BIRU ALLAH BAGI KITA

Setiap kita pernah merasakan kekesalan, keputusasaan, keletihan , terpukul,terkalahkan, terinjak-injak—ungkapan-unkapan ini terjadi karena tekanan atau tuntutan dalam hidup. Kita mungkin mengalami keletihan hebat sampai jauh kedalam lubuk hati dikarenakan segala jerih juang dan kerja keras kita dianggap belum sepenuhnya oleh orang lain.

Sampai keluarga mengeluh karena jarang bertemu. Kesenangan atau hobi sudah tak ada waktu lagi, belum  lagi jika kita menjadi pengurus di gereja. Tetapi mungkin saja kita merasakan  yang kita kerjakan belum cukup dan parahnya kita nggak tau bagaimana kita bisa berbuat lebih banyak lagi.

Usaha keras kita lakukan demi mengejar jabatan, karena faktor  keluarga yang hanya mengandalkan kita…..belum lagi dalam kepengurusan gereja yang kita anggap penting dalam melayani Tuhan dan doa-doa kita yang penuh pengharapan.

Tuhan ingin supaya kita mentaatinya. Tetapi k

ita sering kali tidak bertanya terlebih dulu pada -Nya, apa yang Dia ingin kita lakukan. Kita bersedia melayani dengan sukarela, dan kemudian kita berharap Tuhan mau menolong kita jika kita sudah lunglai tak berdaya.

Haruslah kita meluangkan waktu untuk berdoa dan bertanya pada Tuhan, apa yang Tuhan inginkan di waktu-waktu kita….Mungkin Tuhan ingin kita merubah beberapa prioritas dalam kegiatan-kegiatan  kita .

Pernakah kita berpikir, Tuhan berharap supaya kita serahkah hidup dan percaya pada-Nya?, Pernahkah kita bertanya apa pendapat Tuhan tentang diri kita ?, apa perasaan Tuhan terhadap kita ?, apakah Tuhan berkenan pada kita?

kontemplatif

Sebenarnya kita ini adalah salah satu dari orang yang berhasil…..hidup ini mengalami suatu  proses…terkadang kita tidak siap dan larut dala pertanyaan dan keluhan terus menerus yang pada akhirnya membingungan kita sendiri.

Ada banyak diantara kita yang sibuk mondar-mandir kaya setrikaan dalam doa-doa yang berkeluh…..kita cenderung menyisir jalan yang tak tentu arah.

Kita seharusnya menyadari bahwa Allah telah menyediakan “cetak biru ” bagi kita. Allah tidak pernah membeda-bedakan…karena kita dibe
Setiap kita diciptakan Tuhan memiliki potensi untuk mencapai target dalam batasan yang Tuhan gariskan…Allah telah menyiapkannya…Tuhan hanya ingin kita merespon kepada-Nya.ntuk sama dan sederajat….dari tanah liat….Kita hanya berbeda dalam cara menjalani kehidupan.

Mungkin kita tidak menyadari…tujuan kita sebagai saksi2 Allah terletak pada pekerjaan2 sekuler…Tuhan mempunyai landasan bagi kita untuk berbagi dengan orang lain yang belum mengenal-Nya.

JADILAH SURAT KRISTUS YANG TERBUKA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s