Pilihan Allah


Lukas 6:12-16

Apakah kecerdasan, komitmen,karakter,kemampuan dan sikap menjadi pilihan atau syarat utama jika kita diberi wewenang untuk memilih seorang pendeta ?

Kita mungkin berpendapat hal yang wajar menentukan persyaratan guna mendapatkan pendeta yang berkualitas. Dan ini sama halnya kita memilih seorang karyawan…..syaratnya tentu kecerdasan,komitmen, karakter dan kemampuan yang menjadi pilihan utama. Lalu samakah pilihan Tuhan Yesus  dengan kita ?

Lukas 6:12-16 sangat menarik untuk kita pelajari, di mana Tuhan Yesus memilih 12 muridnya dengan cara yang sederhana. Yesus berdoa semalaman kepada bapa-Nya…Ia sadar pengekrutan  ini merupakan hal yang sangat penting. hal yang kedua Yesus memilih murid-murid dari berbagai latar belakang yang berbeda….

Setelah Yesus memilih ke 12 murid itu, Ia membimbing mereka  dalam teori dan praktek nyata sehari-hari mengenai Keteladanan, kesederhanaan, kerendahan hati dan kepemimpinan. 

Pada kenyataannya, memimpin atau menjadi seorang pelayan itu memang tidak mudah. Ada banyak gesekan, konflik dan perbedaan pendapat yang mewarnainya . Tuhan sungguh-sungguh membentuk kita menjadi pribadi yang berbeda dari biasanya. Ia menuntun Kita untuk belajar menghargai orang lain, mendengarkan orang lain, belajar mengasihi dan melayani dengan kerendahan hati dan mau dibentuk oleh Tuhan sendiri.

Kualitas seorang pemimpin rohani ditentukan oleh motivasi,kepekaan  dan kemampuannya untuk melakukan hal,saat, dengan cara  yang tepat dalam bimbingan Tuhan.

Banyak orang ingin melayani Tuhan, tapi bingung bagaimana memulainya. Dalam tulisan ini saya mau membagikan cara pelayanan untuk anda semua. Memulai pelayanan dalam Tuhan adalah dengan ‘availability’ anda. Berikan apa yang anda punya untuk digunakan oleh Tuhan. Dan biarkan Ia menggunakan anda seperti yang Dia mau.

Biarkan Tuhan yang mengatur diri anda. Jangan terlalu banyak grusak-grusuk, tapi biarkan Tuhan yang membimbing anda.  Dan belajarlah mengarahkan segenap diri dan pikiran anda hanya pada kebaikan Tuhan.

Percayakan semuanya kepada-Nya. Itulah yang harus anda lakukan. Amsal 21:1  Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.

Yang paling utama untuk kita lakukan adalah kita harus mau dan rela dibentuk dan diajar oleh Tuhan dalam melayani Dia. Persis seperti seorang yang dipersiapkan untuk menjadi mempelainya, maka Tuhan mau agar kita sungguh-sungguh memberikan diri kita untuk dibersihkan dan dipersiapkan dalam melayaniNya.

Tuhan menyukai korban bakaran yang menimbulkan harum-haruman bagi Dia. Jadi, sebagai calon mempelai Kristus, kita harus mempersiapkan diri dengan harum-haruman puji-pujian dan penyembahan untuk Tuhan. Biarlah Tuhan sendiri yang akan menjadi nahkoda dalam hidup kita sebagai pelayan

Ia tidak pernah salah pilih. Dia tidak pernah sembarangan memilih seseorang. Dia tahu apa yang sedang Ia lakukan. Bahkan jika kelihatannya anda tidak mampu, Dia akan memperlegkapi anda sehingga anda mampu melakukannya. Yang paling penting adalah anda mau maju dan mengambil resiko itu.

Kata bijak

Dengan iman teguh sebagai mereka yang berada dan mendengar serta mau menerima  panggilan Allah Bapa; Biarlah kita seperti mereka tanpa bertutur sepatah kata bangkit dan mengikuti Dia saja.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s