humor thinktank GPIB


  • Mari kita berhumor ria. Seorang istri pendeta melihat wajah suami berkerut usai pulang rapat Phmj….dengan berang ia berkacak pinggang…”hmmm penatua itu lagi ya?”, bukan jawab sang suami. “Diaken yang pendek itu ya?”. buru sang Istri. Jadi apa dong? “mereka!”, loh mereka siapa? rasa penasaran istri memuncak. “ya Penatua dan diaken itu! mereka sudah jadi satu Tim, saya cuma duduk dibangku cadangan!….

    10 jam yang lalu ·
  • Whizz Pad Se-orang pemabuk mengikuti perjamuan. Usai perjamuan pendeta memanggil sang pemabuk dan menanyakan motivasinya. Apa yang mendorong kamu ikut perjamuan? Pemabuk: Biasa pak, kalau biasanya saya mencicipi minuman merek Dalam negeri, luar negeri, nah sekarang saya mau merasakan merek “luar angkasa” Ramuan Tuhan di atas sana (BLP)

  • Whizz Pad Pulang sekolah Minggu, sang Anak di tanyai bapaknya. Nak apa yang diajarkan guru sekolah minggu? Tidak ada pak! loh kok tidak ada? Anak menjawab: Tidak ada yang diajar pak semuanya hapalan, lagunya juga itu-itu saja!…dengan santai sang anak berlalu…(BLP)

    10 jam yang lalu · Suka
  • Martha Belawati Tarihoran pendeta wagimen….berkotbah sangat luar biasa semangatnya….berapi-api dan sampai keringat bercucuran….sampai pada suatu saat dia berteriak…aduhhhhhh….jemaat dibuat kaget….pendeta wagimen : Saudara2 yang terkasih dalam Tuhan Yesus..maaf saya sakit perut….ada jemaat nyeletuk: lain kali “buang dosa” nya dulu ….MB

  • Whizz Pad Nak…kemari! sang ayah bertanya lagi kepada Anaknya…kalau besar kamu harus jadi pendeta! Anak, emangnya apa hebatnya itu pendeta? Masuk TV aja cuma satu kali satu minggu? Nak pendeta itu pekerjaan yang mulia! Apapnya mulia, gaji aja minta 1 milyar? wkwkww

  • Martha Belawati Tarihoran dalam rapat PHM terjadilah “perang salib” di SMJ (sidang majelis jemaat) antara majelis…..saring beradu argumentasi….sampai2 hampir terjadi pertengkaran sengit……tapi mungkin pekerjaan Tuhan…tiba2 salah satu majelis tertawa terpingkal….begitu juga para majelis yg lainnya dan saya tertawa sampai sakit perut….kenapa?…..gigi palsu majelis tersebut terlempar dari mulutnya dan jatuh di lantai……sebab itu berhati-hatilah kalau emosi….salah2 mempermalukan diri sendiri.  MB

  • Whizz Pad Dua presbiter berdebat hebat hingga mulutnya monyong 90 derajat. Penatua: Dasar kamu, saya gini-gini juga dulu mantan Diaken. Sang Diaken tidak mau ketinggalan. Diaken: Emangnya cuma kamu yang pernah jadi penatua? Saya juga mantan Penatu. Sang pendeta dengan lembut melerai…sudah-sudah jangan bertengkar…Gini-gini saya juga mantan Malaikat! (blp)

  • Whizz Pad Jeng! Pendeta itu khotbahnya lama ya, bisik seorang wanita yang baru masuk gereja kepada umat di bangku sebelah.”sttttt…itu baru pendahuluan. Akh….sontak ibu itu terkejut dan bergegas mengambil tas…tancap gas pergi meninggalkan gereja!

  • Martha Belawati Tarihoran Ada seorang pendeta di pos pelkes….suatu hari dia sedang berjalan di desa tempat dia bermukim..sampai suatu saat ada orang remaja menawarkan genset bekas padanya, karena di desa itu lampu “byar-pet”….anak itu menjual sangat murah hanya Rp 100.ooo,-…tidak tunggu lama pendeta itu membuka dompetnya….kebetulan tinggal selembar seratus ribu, dia membayarnya pada remaja tersebut…..terus dia coba menghidupkan mesin tersebut sampai beberapa kali…tapi nggak hidup juga…remaja itu berkata..Ayah saya bilang , Pak pendeta harus menyumpahi mesin itu dulu supaya bisa hidup…..pak pendeta: waduh saya sudah lupa cara menyumpahi semenjak saya jadi pendeta….Remaja: kalau begitu bapak copak terus aja hidupin mesin itu….nanti bapak pasti ingat cara menyumpahi… MB

  • Martha Belawati Tarihoran bu, pendeta itu kotbahnya bersemangat, jawab ibu di sbelahnya: apalagi kalau marah sama jemaat luar biasa semangatnya…mengutuki jemaatnya yg beramasalah sama dia……hahaha, karena yang bicara itu rupanya pernah kena kutukan pendeta tersebut….ya pendeta kan juga manusia –MB

  • Martha Belawati Tarihoran peraturan sinode GPIB seorang pendeta dilarang berbisnis……yah namanya pendeta juga manusia….ada yang sederhana ….ada yang matrek/konsumtif…….bayangin pendeta ini menjalankan bisnisnya sambil membawa-bawa “pohon”…dia menawa-nawarkan jasa kepada jemaat….saya bertanya-tanya dalam lamunan saya(pura-pura) kenapa ne rekan saya kok kuat menawarkan jasa sambil membawa “pohon”…selidik-punya selidik…ternyata dia menawarkan jemaat untuk menyetor uang misalnya; jemaat setor 20 juta…setiap bulan terima satu juta…nah loh ternyata pendeta GPIB ada yang jalanin duit…. “pohon uang”….huzzz pendeta martha (hati saya menegor)….ini bukan humor…. ini beneran terjadi….aduh kenapa aku bocorin….ya?—MB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s