RAHASIA MENGALAHKAN PEMBENCI-tema minggu


Tindakan orang Yahudi terhadap musuhnya ESTER  9:1-4
Tindakan orang Yahudi terhadap musuhnya
9:1 Dalam bulan yang kedua belas — yakni bulan Adar –, pada hari yang ketiga belas, ketika titah serta undang-undang raja akan dilaksanakan, pada hari musuh-musuh orang Yahudiberharap mengalahkan orang Yahudi, terjadilah yang sebaliknya: orang Yahudi mengalahkan pembenci-pembenci mereka.
9:2 Maka berkumpullah orang Yahudi di dalam kota-kotanya di seluruh daerah raja Ahasyweros, untuk membunuh orang-orang yang berikhtiar mencelakakan mereka, dan tiada seorangpun tahan menghadapi mereka, karena ketakutan kepada orang Yahudi telah menimpa segala bangsa itu.
9:3 Dan semua pembesar daerah dan wakil pemerintahan dan bupati serta pejabat kerajaan menyokong orang Yahudi, karena ketakutan kepada Mordekhai telah menimpa mereka.
9:4 Sebab Mordekhai besar kekuasaannya di dalam istana raja dan tersiarlah berita tentang dia ke segenap daerah, karena Mordekhai itu bertambah-tambah besar kekuasaannya.
INTERMEZO
Hari hari terakhir ini, dunia menyaksikan drama berdarah-darah di sebuah dataran yang diklaim sebagai sebuah tempat oleh yahudi sebagai akhir perjalanan kaum mereka yang dicerai-beraikan oleh takdir. Sebuah tempat yang pernah ditaklukan Nabi Daud sekitar 3 milenium kebelakang. The promising land.

Sejak saat itu, wilayah pertemuan tiga benua Asia / Eropa / Afrika itu menjadi saksi bisu penaklukan, kejayaan, pengusiran, perbudakan bahkan pembantaian para keturunan Nabi Musa ini.

Kitab-kitab agama samawi memberi catatan khusus tentang ras ini sebagai kaum yang diberi anugrah dan keistimewaan dibandingkan kaum lain, tapi juga sebagai kaum yang dimurkai sekaligus dikutuk Tuhan.

Peristiwa-peristiwa yang menimpa mereka dalam beberapa momen sejarah membentuk sebuah karekter kaum yang begitu berbeda dibandingkan ras-ras lain. Yahudi dan ras lain ibarat dua sisi berbeda dari sebuah koin. Keunikan ini kadang menimbulkan rasa takut, benci, iri, was-was kadang iba dalam kadar yang berbeda di setiap zaman.

Ada masa ketika semua perasaan itu mencapai klimaks meletus menjadi kombinasi yang begitu mematikan, didorong oleh sentimen agama, ditambah situasi kontemporer yang sangat tidak kondusif kemudian meletus menjadi upaya-upaya sistematis dalam bentuk pengusiran dan pembunuhan masal.

Sebuah trauma yang semakin membekas di dalam lingkaran sejarah yang terus berputar dan secara tragis  kemudian kembali ke titik yang sama. Sebuah kaum yang memiliki latar belakang sejarah begitu panjang, tercerai berai di berbagai penjuru dunia, tampa tanah air.

Bukankah kebencian akan menjadi bara yang akan terus membakar perdamaian? Apakah Israel sebagai negara atau Israel sebagai agama (Yahudi). Mengapa  harus membangun demarkasi berdasarkan agama. Bukankah semua agama penyeru perdamaian?
DALAM YOHANES 15:
Tuhan Yesus pernah menjelaskan kepada para murid-Nya bahwa dunia pasti membenci mereka. Apa sebab? Pertama, karena mereka telah dipisahkan dari kehidupan duniawi, atau dalam bahasa lain, mereka bukan dari dunia lagi. Sebab itu, Tuhan berkata kepada mereka, “Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia . . . sebab itulah dunia membenci kamu” (Yohanes 15: 19). Inilah kenyataan yang harus dihadapi bila kita menjadi orang Kristen tulen.

kedua, karena dunia telah membenci Kristus. Inilah akar kebencian orang dunia kepada para pengikut Kristus. Hal yang wajar jika  seseorang pemimpin dibenci, maka  para pengikutnya terkena juga dampaknyat. Itulah sebabnya, meski Kristus telah naik ke sorga, para rasul dan jemaat mula-mula tetap mengalami penganiayaan dari pihak-pihak yang membenci Kristus. Karena itu, Yesus mengingatkan kepada para murid-Nya, “Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu” (ay. 20).

KONTEMPLATIF
Apa rahasia mengalahkan pembenci ? MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN TUHAN— MAKA ENGKAU AKAN DITINGGIKAN

Persekutuan yang baik dengan Tuhan akan melahirkan pengertian yang benar akan hidup yang menyebabkan munculnya nilai hidup yang benar dan tentunya akan diikuti dengan perbuatan dan pola hidup yang benar pula oleh karena kemampuan yang Tuhan berikan dan tidak berhenti sampai disitu, ketaatan demi ketaatan akan melahirkan pekerjaan besar demi pekerjaan besar. Itulah sebabnya ESTER  merendahkan diri di hadapan Tuhan dengan berpuasa  dan oleh dia bangsa yahudi terselamatkan. Sosok Ester  pantas disebut the legend.

Butuh waktu yang tidak singkat, butuh kerja keras yang tidak sedikit,  bagi Ester untuk menjadi seorang legend, Alkitab tidak mencatatnya. Tetapi mari lihat kepada diri kita sendiri, seberapa besar tantangan yang kita hadapi untuk menjadi setia dalam perkara kecil dalam kehidupan yang telah kita jalani selama ini, itu belum seberapa.

Jangan pernah menyerah, jangan berhenti berharap dan berjuang, mari memulai hidup benar, tak bercela yang diawali dengan hidup bergaul dengan Tuhan dan pada akhirnya kita akan bisa melakukan tepat seperti yang Tuhan kehendaki. Jika tidak dimulai maka yakinlah itu tidak akan pernah terjadi. Di dalam satu ketaatanlah akan lahir kekuatan untuk mengalahkan pembeci.

Saya sangat berharap tulisan yang sangat sederhana ini bisa memberi semangat bagi teman-teman, marilah berjuang untuk menjadi “the legend” di tempat kita masing-masing, apapun status dan profesi kita…..

KALAHKAN KEBENCIAN
Selamat berjuang para legend….

Created by: Martha Belawati T



Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s