Mengatasi Kebencian


Mereka yg melecehkan harga diri ANDA, meremehkan kedirian ANDA, menyakiti hati ANDA, melukai badan ANDA, adalah musuh2 ANDA. Kalau mungkin, ANDA tentu berusaha menghindarinya. Namun, kalau tidak, ya apa boleh buat , ya ANDA harus mengalahkannya !

Api tidak mungkin dikalahkan dengan api…..(Bnd.Matius 5 :43-48 ; Roma 12:19-21)  HIDUP YANG BERKEMENANGAN BUKANLAH HIDUP YANG MENGALAHKAN ORANG LAIN. TETAPI MENGALAHKAN DIRI SENDIRI. BILA ANDA MAMPU MENGALAHKAN NAFSU AMARAH, NAFSU BENCI, NAFSU DENDAM –ANDA BETUL BETUL MENANG.

Adakalanya sekalipun ANDA telah menyerahkan diri pada Tuhan, termasuk menyerahkan rasa kebencian ANDA,  kebencian itu toh tak mau pergi2 juga. Apa gerangan penyebabnya ?   Kemungkinan  penyerahan diri ANDA masih kurang total. “Ya, saya sudah memaafkannya. Tetapi jangan harap saya mau menerimanya lagi.”  Tubuhnya dilepas tapi ekornya dipegang…sama juga boong.

Padahal  memohon pengampunan dari Tuhan selalu total ,   “Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir; basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju” (Mzm 51:9)…

Sebenarnya, betapa  sering kita hanya menyembunyikan saja kebencian kita “di bawah kasur”, Kita tidak membuang kesampah , etapi cuma menumpuknya, Kian lama kian tinggi dan berbau  busuk.

Kemungkinan lain adalah, tak ada tekad yg cukup kuat untuk mengubah sikap hidup kita sedikitpun. Ibarat kebun yg rapi, indah, dan subur…tapi kita biarkan tumbuh liar tanpa dirawat.

“segala kepahitan,kegeraman,kemarahan pertikaian, dan fitnah hendaklah dibuang (baca:ditumpas) dari antara kamu, demilian pula segala kejahatan” (Ef 4:31). Ibarat Tumor kanker. Tumpas sampai tuntas lalu  DIKUBURKAN

CREATED BY: MARTHA BELAWATI

2 thoughts on “Mengatasi Kebencian

  1. Bencccccciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiie rasa benci datang saat kita salah berkaca, seperti melihat keadaan diri kita sendiri selalu, coba berkaca pada pribadi Yesus Kristus, semua nampak lain dan indah.
    Selamat praktek dan mencobanya.
    Gbu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s