SADAR DAN JAWAB PANGGILAN-NYA—Lukas 14:21-24 TEMA RABU


Sepertinya lebih pas kita berbicara tentang “jelasnya panggilan Tuhan” dari pada berbicara tentang “Sadar dan jawab panggilan-Nya”

Intermezo

Seorang yang melayani Tuhan, kalau dia sendiri tidak jelas bahwa dia dipanggil Tuhan, dan dia tidak tau sedang mengerjakan sesuatu menurut panggilan Tuhan,…  Amburadul….dan “celaka 13” namanya.. seharusnya menguatkan dan meneguhkan, ternyata mereka sendiri tergoncang.

Salah satu bahaya dalam gereja ialah jika para pemimpinnya sendiri masih meraba-raba, masih ragu-ragu dan belum jelas apakah yang mereka kerjakan benar atau tidak…..

Kalau saudara sendiri belum jelas, bagaimana saudara dapat memimpin orang lain? Kalau saudara sendiri berada dalam kegelapan, bagaimana saudara dapat mengeluarkan orang lain dari kegelapan masuk ke dalam terang? Kalau saudara tidak mempunyai suatu keyakinan yang teguh, bagaimana saudara bisa meneguhkan orang lain? Itu tidak mungkin.

Di dalam Kristus kita tidak pernah melihat kepemimpinan-Nya dipenuhi keraguan. Di dalam Kristus ada suatu keyakinan yang dalam, yang sangat mutlak, akan panggilan Allah yang jelas.

Kontemplatif

“Panggilan”

Untuk sampai pada kejelasan panggilan Tuhan itu, mungkin mereka pernah mengalami pergumulan yang lama dan menyakitkan, tetapi ada satu hal yang tidak mungkin tidak ada, yaitu mereka betul-betul mau tahu kehendak Allah dan rela menjalankannya. Ini suatu rahasia yang kita mungkin tahu atau tidak mungkin tahu, yang kita bisa tahu atau tidak bisa tahu. Kalau kita bisa tahu adalah karena kita mau betul-betul menaklukkan diri untuk menjalankan kehendak Allah. Saya kira kemauan ini bukan saja faktor yang paling dasar, tetapi faktor yang paling penting.

Dari seluruh Kitab Suci kita melihat suatu gambaran, bahwa Allah tidak mau menyatakan kehendak-Nya kepada mereka yang tidak mau menjalankannya.

Kalau mengabaikan panggilan Tuhan yang rugi bukan Tuhan….dan Tuhan nggak pusing dengan penolakan anda…Karena Tuhan yakin banyak “orang2 miskin di pinggir jalan yang haus dan lapar menanti undangan Tuhan” …mereka-mereka yang menolak dengan berbagai alasan tidak lagi peka terhadap suara Tuhan.

Jadi INGATLAH pada waktu engkau memberi respon kepada Allah, itu merupakan salah satu momen yang paling serius dalam hidupmu. Saat kita berkata “ya” atau “tidak” kepada Allah adalah saat yang begitu serius dan penting, sehingga menentukan arah hidup kita selanjutnya.

Orang-orang yang mengeraskan hati
 Untuk KALIAN yang berkeras hati perhatikanlah firman ini, “Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu ‘hari ini’, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: ‘Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!’” (Ibr 4:7). Pada saat kesempatan itu disia-siakan, maka momentum itu pun berlalu. Ketika momentum itu telah berlalu, maka yang tinggal adalah penyesalan.
Orang-orang yang berdalih
Pada bagian lain kita temui orang-orang yang suka berdalih dalam menanggap panggilan TUHAN (Luk 14:15-24). Orang-orang berdalih adalah orang-orang yang sebenarnya menolak pangilan TUHAN, tetapi dengan memberi alasan yang logis. Orang-orang yang menolak undangan TUHAN adalah orang-orang yang menolak kasih karunia Allah.
Oleh karena itu berjaga-jagalah, pergunakan setiap kesempatan yang ada, supaya tidak kehilangan momentum. Dengarkan suara-Nya dan ikutlah Dia.
Kepada mereka yang tidak mendengarkan penggilan Allah, perhatikanlah pernyataan firman ini, “Seperti mereka tidak mendengarkan pada waktu dipanggil, demikianlah Aku tidak mendengarkan pada waktu mereka memanggil, firman TUHAN semesta alam. Oleh sebab itu Aku meniupkan mereka seperti angin badai ke antara segala bangsa yang tidak dikenal mereka, dan sesudahnya tanah itu menjadi sunyi sepi, sehingga tidak ada yang lalu-lalang di sana; demikianlah mereka membuat negeri yang indah itu menjadi tempat yang sunyi sepi.” (Za 7:13,14)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s