Mencurangi Tuhan—-Tema Rabu


Keluaran 8:20-32

Intermezo: 

-Berbuat curang: mengecoh : me.nge.coh– menipu, mengakali, menzalimi : men.za.limi–menindas; menganiaya; berbuat…menjahati  : men.ja.hati– berbuat jahat thd: ia sering ~…

Bermacam-macam kecurangan:

-DALAM suatu hubungan seringkali ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan. Tidak hanya kecurangan besar, seperti selingkuh, kecurangan-kecurangan kecil juga sering terjadi. Misal, mengurangi waktu berkumpul dengan keluarga karena memiliki keinginan untuk menikmati waktu libur dan ‘me time’ kita. Hal ini banyak terjadi pada pasangan menikah….kecurangan kecil-kecilan, tapi namanya curang tetap aja curang..dosa.

-Beberapa tahun yang lalu, dunia dikejutkan dengan skandal susu bermelamin di Cina. Produsen susu menambahkan melamin untuk mencurangi pemeriksaan kandungan gizi oleh petugas pengawasan makanan. Mereka membuat susu yang encer dengan kadar air tinggi, tetapi menambahkan melamin, supaya kadar nitrogennya naik sehingga lolos pemeriksaan kadar protein. Memang pemeriksaan kadar protein menggunakan ukuran kandungan total protein. Alhasil, praktik bisnis tidak sehat tersebut menewaskan sedikitnya enam orang balita dan membuat ratusan ribu balita sakit, termasuk terkena gagal ginjal. Maka ada produsen susu yang dijatuhi hukuman mati, serta yang lainnya dijatuhi hukuman penjara dalam waktu yang bervariasi, termasuk hukuman seumur hidup.

– Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini tengah membangun sebuah sistem audit yang disebut fraud control system (sistem pengawas kecurangan), untuk mencegah terjadi korupsi dan penyimpangan dari sebuah kebijakan umum. Contoh proyek ini pada tahap pertama akan diterapkan di Kantor Perwakilan BPK Jawa Barat.

-“Sistem ini untuk menguji kebijakan publik yang diambil pemerintah atau pejabat, apakah kebijakan itu berpotensi adanya penyimpangan atau kecurangan atau bahkan berpeluang terjadi korupsi. Kita harapkan dengan system ini, upaya kita mengurangi korupsi yang marak di negeri ini bisa berkurang dengan kebijakan public yang baik, transparan dan akuntabel,”.

Mereka yang mengeksploitasi hak hak orang orang lemah untuk memperoleh keuntungan pribadi….Mereka yang tidak mau ikut berupaya untuk mengentaskan kemiskinan….cuma bisa “menadah tangan”…mereka-mereka ini sama saja dengan melecehkan Tuhan/mencurangi Tuhan

-Begitu juga Firaun sebagai gambaran “pencurang” terhadap Tuhan…Janji janjinya selalu diingkari karena dia keberatan bangsa Israel pergi beribadah kepada Tuhan, dan mungkin dalam pemikirannya ada ketakutan dalam dirinya jika bangsa Israel berkumpul menjadi satu akan terjadi kudeta….Padahal melalui Musa, Tuhan berharap Firaun mau melepaskan bangsa Israel secara baik2…tetapi Firaun tetap berkeras….Dan Tuhan pun berperkara dengannya karena keinginan Nya membebaskan umat pilihan-Nya.

Kalau diteruskan, takkan habis setahun jika berbicara tentang “kecurangan-kecurangan” yang dilakukan manusia….

kontemplatif

Tuhan menghendaki agar kita hidup dalam kejujuran, bukan dalam kecurangan.  Tuhan pasti akan menolong dan membela umatNya yang hidup jujur.  Pemazmur berkata,  “siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”  (Mazmur 50:23b).  Jika kita melihat anak2 Tuhan yg berhasil  dan diberkati, itu semua karena Tuhan yang mengerjakan perkara-perkara besar dalam hidupnya, bukan karena hebat dan kuat mereka.

Kita mesti sadar, bahwa dewasa ini banyak golongan Kristen melakukan praktik kecurangan. Kekristenan yang sesungguhnya harganya mahal dijual dengan murah, tetapi ditambahi “melamin” supaya kelihatannya asli. “Melamin” yang ditambahkan adalah ajaran bahwa Tuhan senang jika kita dapat meraih apa saja yang kita inginkan di bumi ini, bahkan Ia akan memfasilitasinya asal kita membuatnya senang dengan berbagai ritual: kebaktian, persembahan dan persepuluhan, doa , serta praise and worship. Itu cukup, dan mukjizat-mukjizat dari-Nya akan terjadi dalam kehidupan kita.Seperti susu palsu bermelamin, Kekristenan macam begini juga Kekristenan palsu.

Bukankah Tuhan Yesus menyatakan bahwa untuk mengikut Dia, kita harus melepaskan segala sesuatu? Bukankah Ia ingin kita mempertaruhkan segenap hidup kita bagi-Nya dan melepaskan keterikatan kita dengan apa pun? Segenap hidup kita tanpa batas harus diserahkan bagi-Nya, tidak ada yang boleh disisakan, sebab Dialah pemilik kehidupan kita. Suka atau tidak suka, demikianlah Kekristenan asli yang Tuhan kehendaki. Kalau kita bersedia untuk menerimanya, marilah terus belajar untuk mengenal kebenaran Tuhan dan cara ber-Tuhan yang benar.

Apa pun keadaan kita tidak akan dipersoalkan oleh Tuhan. Ia tahu kita orang yang berdosa dan rusak, tetapi Ia sanggup dan mau memperbaiki kita kalau kita mau diubahkan. Tetapi kalau kita hanya memberi sebagian hidup kita, walau kita dipandang baik di mata manusia, “kita akan ditolak di kekekalan nanti”. Sebab seperti susu bermelamin yang sebagian susu dan sebagian lagi racun yang membuat gagal ginjal, demikian pula Kekristenan palsu, yang mengajarkan cukup sebagian hidup saja yang diberikan kepada Tuhan, ditambah racun yang membawa ke “api kekal”.

Ilustrasi yang fenomenal

Kasih Karunia Yang Berlimpah-Limpah

 Seorang tersangka, yang baru saja menyelesaikan masa hukuman penjara dan kerja paksa, berharap untuk menjalani sebuah kehidupan yang jujur. Dia mendatangi seorang pria yang mempunyai sebuah perusahaan perhiasan yang besar dan yang membutuhkan seorang pengawas malam. Dia dipekerjakan untuk menjaga bangunan ini selama jam hening malam di mana dia mempunyai segala sesuatu di bawah penjagaannya dan kesempatan untuk merampok majikannya. Pada malam pertama, dia bertemu dengan salah seorang teman lamanya, yang bertanya kepadanya, “Apa yang sedang kamu lakukan di sini?”

“Saya adalah pengawas malam.”

“Atas toko perhiasan ini?”

“Ya.”

“Apakah dia tahu siapakah kamu?”

“Tidak, diam; jika dia tahu, saya akan dipecat.”

“Andaikata saya beritahu bahwa kamu adalah seorang tawanan yang dibebaskan!”

“Oh, tolong jangan; ia akan menjadi hari terakhir saya di sini, dan saya berharap untuk menjadi jujur.”

“Baiklah, kamu harus memberi saya uang untuk tutup mulut.”

“Baiklah, tetapi jangan sampai ada yang tahu.”

Jadi pria malang itu akan hidup dalam ketakutan, kalau-kalau akan sampai ke telinga majikannya bagaimana karakter dia yang sebelumnya.

Mari kita berandai, melainkan majikan mempekerjakan pria itu dalam ketidaktahuan akan karakternya, dia mendatangi penjara tawanan itu dan berkata, “Sekarang saya mengenal kamu – siapa kamu, apa yang telah kamu lakukan, setiap perampokan yang telah kamu lakukan, tetapi saya akan memberikan kamu kesempatan untuk menjadi jujur. Saya akan mempercayai kamu sebagai pengawas malam saya atas barang-barang berharga saya.” Pria itu setia pada pos-nya. Dia bertemu seorang teman lama yang mengancam untuk memberitahu majikannya tentang masa lalu dia. Dia bertanya, “Apa yang akan kamu katakan tentang saya?”

“Bahwa kamu adalah pemimpin gerombolan perampok.”

“Ya, tetapi majikan saya mengetahui semua itu; dia mengenal saya lebih baik dari saya mengenal diri saya sendiri.”

Tentu saja, ini akan menutup mulut temannya untuk selamanya. Yesus Kristus adalah majikan satu-satunya yang “penuh dengan kasih karunia dan kebenaran.” Yesus Kristus berbelas kasihan pada kamu dan saya karena Dia mengetahui kebenaran tentang kita, bahwa kita tidak pantas atas apapun selain neraka. Tetapi dikarenakan kasih karunia-Nya, surga dapat menjadi bagian kita, jika kita secara pribadi dan dengan iman menyesuaikan dengan kasih karunia Dia.

Iklan

2 pemikiran pada “Mencurangi Tuhan—-Tema Rabu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s