Di tinggikan pada waktunya-Tema Rabu


I Petrus 5:6-11

6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. 7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu 8 Sadarlah  dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis  , berjalan keliling   sama seperti singa  yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 9 Lawanlah dia  dengan iman  yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan  yang sama. 10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu  dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya  yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan  dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.   11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. 

Intermezo

”Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan” (Amsal 16:18). Sebaliknya kerendahan-hati membawa kehormatan. ”Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian” (Amsal 29:23).

” Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya” (1 Petrus 5:5-6).

”Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga” (Matius 18:4). Orang yang sombong akan dikecewakan. ”Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Matius 23:12). Mereka yang sombong akan jatuh.

menjadi seorang Kristen berarti memilih untuk menjadi sahabat-Nya. Ini adalah kesempatan istimewa atau penghargaan yang diberikan Allah kepada kita. Karena Allah mengasihi kita dengan segenap hati dan pikiran-Nya, maka kita juga harus menanggapi dengan totalitas tanpa syarat kepada-Nya. Jika kita mampu memahami watak Allah dengan benar, maka kita akan mampu untuk lebih menghayati kasih-Nya yang luar biasa kepada kita…percayalah pada waktunya kita akan ditinggikan

Kontemplatif

“Sebab aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11).

Tuhan memanggil kita anak-anak-Nya,  untuk merancang , membentuk dan memformulasikan suatu keberhasilan dalam hidup. Kita adalah “ahli waris” dan janji-Nya akan senantiasa menopang  kita, melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohka kita.

Sering kali dalam hidup ini kita dihadapkan pada banyak bahaya moral. Kita sebaiknya selalu berpikir bahwa sewaktu-waktu kita bisa jatuh. “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh” (1 Korintus 10:12). Dalam berbagai kesempatan dan keadaan, siapa pun dari kita dapat jatuh dalam dosa apa pun. Sungguh bodoh bila kita berpikir takkan pernah jatuh.

Kita harus berjaga-jaga, berdoa, dan mempersenjatai diri di setiap kesempatan, yakni dengan percaya sepenuhnya kepada Allah (Efesus 6:13). “Sebab Allah setia” (1 Korintus 10:13), dan Dia akan memberi kita kekuatan agar tidak jatuh

Sebagai pengikut Kristus, kita masih harus berperang. Kita berperang melawan roh-roh jahat (Efesus 6:10-12). Mereka melemahkan iman dan meruntuhkan kekuatan kita. Kita juga berperang melawan diri sendiri; baik kelemahan, ketakutan, atau keraguan kita (Roma 7:15-25). Kita bisa saja merasa patah semangat.

Namun, Allah adalah Pemberi Semangat yang hebat. Ketika tekad kita melemah atau pandangan kita kabur, Dia akan memberikan kekuatan melalui kuasa-Nya (Efesus 3:16), meskipun musuh kita lebih banyak dari sekawanan belalang

George MacDonald berkata, “Orang yang memiliki iman sempurna adalah orang yang dapat datang kepada Allah dalam segala kekurangan dari perasaan dan hasratnya, tanpa semangat atau ambisi; dengan beban kekecewaan, kegagalan, perasaan diabaikan, dan kelalaian, serta berkata kepada-Nya, ‘Engkaulah tempat perlindunganku.’

Banyak di antara kita telah mengalami berbagai situasi yang kelihatannya tidak ada harapan. Kita tidak melihat adanya jalan keluar. Namun jika kita berdoa, Allah akan membukakan jalan. Dia mampu membuat langkah “yang mustahil”. Kita dapat memercayai Dia. Dia tidak pernah terkena “skak mat”

Kata Bijak

Kita  tidak usah bertanya dan sangsi apakah ALLAH mampu   mencurahkan perlindungan-Nya
di antara ancaman iblis yang selalu mengintai..kalau kita yakin dan percaya…bahwa kita adalah “ahli waris”- Martha

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s