Pendeta juga manusia


By:Martha Belawati

Ini ceritaku: Pada suatu hari pak pendeta Obet jatuh sakit karena kecapekan, entah capek  pelayanan atau capek yang lainnya. Pendeta Obet usia sudah kepala 3 tapi belum berumah tangga. Pak pendeta ini berat untuk berobat ke dokter karena sangat takut dengan jarum suntik. Karena sudah hampir 1 Minggu lebih sakitnya maka dengan berat hati pak pendeta mau berobat ke dokter jika tidak, ia tidak dapat melayani jemaatnya pada hari Minggu dan hari-hari lainnya.  Setelah diperiksa , pak dokter menyuruh pak pendeta menurunkan celananya. Walaupun takut dan tegang pak pendeta memberanikan diri. Dalam ketakutannya pak pendeta berdoa…tanpa sepengetahuan pak pendeta pak dokter menyuntiknya…”DUT”…dokter pun kaget mendengar bunyi itu dan mundur jauh karena mencium bau “sampah” menyengat hidungnya. Pak pendeta pun tak kalah kagetnya dan malunya bukan kepalang.

Dan pak dokter sampai lupa mencabut suntikan dari pantat pak pendeta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s