My God is my hero–Ibadah keluarga (GPIB)1/8/2012


Keluaran 3:1-9

Intermezo

Pendidikan di istana Firaun saja bagi Allah rupanya tidak memadai untuk memperlengkapi Musa bagi pekerjaan Tuhan. Tetapi pendidikan dari Allah sangat sederhana tetapi memiliki makna yang luar biasa…Menyendiri bersama Allah dan empat puluh tahun pembinaan dan penderitaan ketika menggiring kambing domba di padang gurun justru diperlukan untuk mempersiapkannya bagi tugas mendatang menggembalakan Israel melalui gurun itu…sungguh suatu hal yang luar biasa…Kita mungkin tidak berpikir sampai ke situ, begitupun musa, dia menghindar dan menolak secara halus rencana Tuhan mengangkat dia sebagai seorang pemimpin atas bangsa Israel.

Ketika sudah tiba waktunya, ketika sang penindas sedang berusaha sekuatnya untuk menghancurkan Israel, Allah mempersiapkan sarana penyelamatan melalui Musa.

Musa, ketika ia berusaha untuk “menebus Israel” dengan caranya sendiri dan tidak mengandalkan Allah, Musa gagal. Namun pada waktu yang ditentukan Allah, dia dipanggil untuk menebus bangsa itu menurut cara Allah dan dengan kuasa Allah, justru Musa tidak siap.

Musa lupa mungkin tidak mengerti bahwa, Allah tidak pernah meninggalkan umatNya sendirian . Apakah Musa tahu bahwa Allah  tidak berubah dulu,sekarang dan selamanya?

Begitu juga kita harus pahami, Dia selalu bersama kita . Pada saat bangun pagi hingga malam hari, Allah beserta kita. Dia ingin menunjukkan kepada kita apa yang harus dilakukan hari itu. Ketika kita pergi tidur, Allah ada dengan kita, melindungi kita. Bagaimana kita tahu Allah selalu bersama kita? Kita tahu karena Dia mengatakan begitu. Dia mengatakan, “Saya tidak akan pernah meninggalkan engkau. Kepekaan !

Di dalam kehidupan kita sehari hari,  pencobaan datang silih berganti, hingga kepada kematian sekalipun. Kita tidak dapat menghindari mentransfer/mendeliveri penderitaan tersebut kepada orang lain. Intinya, penderitaan tidak dapat dielakkan oleh setiap umat manusia.

Pada saat kita mengalami berbagai pencoban, pertanyaan pertama yg kita tanyakan adalah: WHY? WHY ME? , Saya tidak pantas mendapatkan masalah atau penderitaan ini! Dan pertanyaan berikutnya yg sering muncul, adalah, Dimanakah engkau ya Tuhan saat saya menderita?

Sebagai anak-anak Tuhan kita harus mengubah cara pandang-kita sepenuhnya. Hidup ini tidak berada di dalam kendali kita. Kita tidak bisa memilih bencana macam apa yang akan menimpa kita, yang akan membangun kita atau juga menjatuhkan kita. Akan tetapi kita bisa memilih bagaimana cara bereaksi terhadap peristiwa-peristiwa itu.” Tentunya dengan medekatkan diri dan memohon pertolongan-Nya.

 

Renungan

Saat kita mengalami pencobaan yang datang silih berganti, hanya da dua pilihankita , yaitu datang kepada Allah atau pergi meninggalkan Allah, akan tetapi kita tidak boleh diam saja. Jika kamu lari dari Allah, maka kamu harus menghadapi bencana itu dengan kekuatan-mu sendiri. Segala sesuatu yang kita alami memiliki tujuan yang pasti. Pengalaman itu membantu kita untuk menjadi semakin dekat dengan Allah dan untuk belajar bagaimana menolong orang lain dengan cara yang lebih baik.” Pilihan !— (Donny)

Betapa seringnya kita hanya terpusat kepada pencobaan yang menimpa kita  dan lambat menyadari kasih setia Tuhan yang senantiasa menyertai kita. Dalam perjalanan hidup sering kita berjumpa dengan sesuatu yang tidak kita harapkan . Ada suka, ada pula duka dan itu datang silih berganti, bahkan terkadang kita harus berjalan “tanpa chaya”. Tetapi  itupun kita tetap berjalan dengan penyertaan Tuhan, tidak akan pernah sendiri. Firman Tuhan berkata “Sekalipun aku berjalan dalam lembah  kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” (Mazmur 23:4).

Kata Bijak

Masalah datang dan pergi. Terkadang, kita merasa begitu putus asa sulit untuk terus mencoba. Allah menolong akan membebaskan anda, tetapi anda juga melakukan  beberapa hal untuk bekerja sama dengan Allah untuk mengatasi kekecewaan itu. (Donny)

My God is my Hero

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s