Merindukan buah hati (Message from Heaven 5)


TUHAN TAHU PERGUMULAN ANDA

1 Samuel 2:1-10
Jika anda memahami arti sebuah Keluarga, maka “seburuk” apapun bangunan rumah Anda namun Anda tetap merasa betah tinggal di sana karena ada Kasih di dalam rumahku. 

Tidak ada keluarga yang tidak memiliki masalah.  Dan banyak keluarga  yang lelah secara batin menghadapi masalah dan memilih untuk menyerah, misalnya dalam hal keturunan yang tak kunjung datang dan merasa tidak ada jalan keluar  sehingga mengambil jalan pintas, selingkuh dan cerai . Mari kita belajar sebuah perspektif dari cerita Alkitab tentang Hana seorang perempuan yang mandul.

Hana, istri Elkana.  adalah seorang perempuan yang mandul, “…sebab Tuhan telah menutup kandungannya.”  (1 Samuel 1:5).  Itu berarti, jelas Hana tidak mungkin mempunyai keturunan karena kandungannya telah tertutup. Di jaman itu tidak memiliki keturunan merupakan aib bagi para kaum perempuan, karena seorang perempuan yang tidak memiliki keturunan dianggap tidak diberkati Tuhan.  Itulah sebabnya Hana mengalami beban gumul  yang sangat  berat.  Tetapi   Ia dengan setia dan tekun mencurahkan isi hati dan kesedihannya itu kepada Tuhan.  Dan akhirnya , belas kasihan dari Tuhan datang  pada Hana ,Tuhan menjamah kandungannya hingga ia dapat mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.  Bahkan anaknya bukanlah sembarang anak,  dialah nabi Samuel .

Mungkin cerita tentang Hana ini terjadi juga di setiap rumah tangga kristen yang bergumul mendambakan sang buah hati.  Memang suatu beban gumul yang sangat berat. Mungkin ada yang beberapa tahun, puluhan tahun, Bahkan ada diantara Anda yang sudah didiagnosis tidak dapat memiliki keturunan karena penyakit, bahkan  juga ada diantara Anda yang rahimnya telah diangkat karena kanker, saya yakin Anda sudah menempuh berbagai cara tetapi tetap tidak ada jalan keluar dan akhirnya diantara Anda ada yang  putus asa.
Apa yang salah? Apakah Tuhan tidak mendengar doa Anda, atau menganggap Anda tidak layak untuk menerima karunia seorang anak? Saya percaya tidak demikian. Saya percaya Tuhan mendengar doa Anda. Saya yakin dan percaya bahwa segalanya disediakan Tuhan tepat pada waktunya, dan rancanganNya adalah rancangan yang terbaik buat kita

Kembali ke kisah  Hana, dimana ia bernazar kepada Tuhan apabila Tuhan menjawab doanya dan memberikan seorang anak baginya, ia akan menyerahkan anak itu kepada Tuhan.  Dan Hana menepati janji itu, padahal anak itu sangat berharga dalam hidup Hana, tapi ia rela menyerahkan kepada Tuhan. Seandainnya Tuhan menjawab doa Anda yang dalam kondisi normal atau sehat (tidak mandul) bahkan memiliki materi yang berlimpah maukah Anda menyerah kan buah hati Anda  untuk dipakai Tuhan sebagai “alatnya”, saya yakin Anda pasti mau (tapi itu semua tentunya saya kembalikan pada Anda). Teruslah berpengharapan  dan berdoalah siang pun malam,  setialah dalam Tuhan  . Dan Iman anda sangat mempengaruhi doa Anda dijawab oleh Tuhan.

Bagi Anda yang sudah divonis tidak dapat memiliki buah hati,  Tuhan sudah memiliki rancangan yang terindah bagi Anda,Tuhan siapkan pekerjaan yang sangat mulia untuk mendidik, memelihara, dan memberikan kasih sayang kepada bayi-bayi mungil yang tak berdosa. Rancangan Tuhan adalah rancangan yang terindah.
Ingatlah, keluarga adalah tempat bernaung ketika badai menerpa.  keluarga merupakan prioritas utama. Ketika badai datang, orang menyadari pentingnya keluarga. Ada tiga jenis manusia didunia ini: orang yang sudah, sedang dan yang akan mengalami badai kehidupan. Allah tahu ini, maka Dia menciptakan keluarga supaya kita bisa bernanung dan merasakan keamanan didalamnya.

 Dari kisah Hana Anda bisa belajar bahwa doa,ketekunan, dan kesetiaanya adalah pelajaran buat Anda dan saya.Doa orang yang sungguh percaya padaNya punya kuasa besar (Yakobus 5:16).  Percayalah bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya. Rancangan-Nya adalah rancangan yang terindah.

Ingatlah Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan Anda sebaga ciptaan-Nya, Ia selalu merancang yang terbaik , membahagiakan, dan memberi damai sejahtera buat Anda dan Saya. By: Martha Belawati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s