“Hati yag terlalu tinggi akan jatuh” (Message from Heaven 7)


Kesuksesan yang Anda terima bukan untuk berlibihan dibanggakan tetapi untuk diteladani (Martha belawati)

Hati yang terlalu tinggi, membawa Anda  mempercayai bahwa Anda lebih mengetahui apa yang terbaik daripada Tuhan. Jika tidak hati-hati, hati yang terlalu tinggi akan mengubah sikap Anda terhadap Allah dan rute jalan yang Dia rancang untuk kita jalani. Hati yang terlalu tinggi adalah salah satu dosa yang memiliki akibat yang sangat menghancurkan. Banyak masalah dalam hidup manusia merupakan hasil dari ketinggian hati . Terlalu banyak orang yang gagal untuk menyadari hal ini.

Kesuksesan yang diperoleh dengan meninggalkan banyak masalah adalah kegagalan berbungkus “kesuksesan” (Martha Belawati)

Seperti kacang lupa kulitnya, seringkali itulah yang manusia lakukan. bermegah atas kesuksesan yang dicapai, inilah yang berbahaya dari kesuksesan, kita  menyelam dalam kesombogan yang akhirinya lupa bahwa Tuhan selalu turut campur tangan di dalam setiap perkara kehidupan manusia.

Mempercayai semua hal baik yang dikatakan orang-orang tentang Anda akan membawa Anda menjadi sombong. Kesombongan selalu mendahului kejatuhan, sedangkan kerendahan hati melalui jalan yang panjang untuk menuju kesuksesan.

Ada yang mengatakan ujian terberat sebenarnya bukan pada saat kita berada di bawah, melainkan saat kita berada di puncak keberhasilan. Pohon yang semakin tinggi akan merasakan hembusan angin yang lebih kencang. Kita harus seperti pohon kelapa yang menjulang tinggi, walaupun diterpa angin yang sangat kencang ia tetap kokoh berdiri karena pohon kelapa memiliki akar yang sangat kuat dan dapat bertahan. Jika anda memiliki fondasi yang berakar kuat, godaan keangkuhan tidak akan mampu mengintimidasi Anda.

Apapun yang Anda miliki dari sebuah kesuksesan yang didapat, hendaklah selalu dalam kerendahan hati.Kesuksesan yang Anda terima bukan untuk berlibihan dibanggakan tetapi untuk diteladani. Sangat super jika kesuksesan Anda peroleh dibagikan kemereka yang ingin seperti Anda dengan tidak meninggikan hati. Kerendahan hati yang tulus tanpa embel-embel, melalui perbuatan,perkataan dan perilaku keseharian adalah proses menuju dewasa dalam bersikap di lingkungan sekitar Anda.

Dalam Amsal 29:23, Salomo menulis, “keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.”  

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s