Mencari Tuhan (Tema ibadah Minggu, 26/8-2012)


Bacaan Mazmur 34:2-11

Aku telah mencari TUHAN,   lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan  aku dari segala kegentaranku (Mazmur 34:5)

Intermezo

Hampir setiap orang mencari kebahagiaan dengan menempuh banyak jalan untuk mencoba menemukannya. Mereka mencarinya melalui uang, pesta pora, program pengembangan diri, mobil bagus, rumah mewah, atau pencapaian suatu tujuan lainnya di dalam dunia. Kebahagiaan yang dunia tawarkan memang menggiurkan, namun di mana itu akan berakhir ? apakah itu kekal ? Tidak begitu dengan kebahagiaan yang Allah janjikan, Yang bersifat jauh dari keadaan yang duniawi tawarkan namun yang Ia tawarkan dan janjikan ialah kehidupan yang kekal.

Tidak sedikit di antara kita yang rajin mencari Tuhan. Mencari Tuhan  itu tentu baik. Tapi itu hanya baik jika diiringi motivasi yang benar. Tetapi pada realitasnyanya banyak orang yang  mencari Tuhan bukan karena mengalami pertobatan yang sesungguhnya atau ingin hidupnya diperbaharui namun karena kita mempunyai daftar panjang permintaan yang ingin dipenuhi. Maksud-maksud terselubung seperti ini sesungguhnya tidaklah menjadi dasar yang baik untuk mencari Yesus.

Apakah anda sedang mencari kebahagiaan ? kebahagiaan yang bagaimana yang anda cari, yang bersifat daging dan duniawi atau yang bersifat kekal secara rohani ? tergantung pada siapa diri anda bukan pada apa yang anda punya.

Ada tren bahwa banyak orang datang ke gereja dengan tujuan mencari berkat Tuhan, dan justru lupa untuk mencari Tuhan. Mereka datang ke KKR-KKR kesembuhan Ilahi untuk mencari kesembuhan, namun kadang-kadang lupa untuk mencari Tuhan yang menyembuhkan mereka. Banyak orang datang ke kebaktian-kebaktian dengan tujuan meminta berkat Tuhan atas usaha mereka, tapi mereka justru lupa meminta Tuhan untuk hadir dalam hati mereka. Banyak juga orang-orang sukses  yang dulu hidup  di dalam Tuhan, setelah sukses mereka lupakan Tuhan. Tidak sedikit pula orang kristen pindah gereja bukan karena mencari Tuhan, tetapi mencari untuk kepuasan diri sendiri.

Di samping itu banyak orang-orang kristen yang susah  “mencari Tuhan”, apakah yang merintangi kita untuk menyerahkan pimpinan hidup kita kepada Tuhan? Apakah yang merintangi kita untuk mencari Tuhan?

Kontemplatif

Kenapa kita mencari Tuhan? Bukankah orang yang sudah bertobat dan penuh Roh Kudus ada Tuhan di dalamnya? Mencari Tuhan adalah sebuah ungkapan. Mencari artinya berusaha, berupaya. Mencari  Tuhan bukanlah soal pindah gereja atau agama ataupun kepercayaan tetapi mencari Tuhan adalah soal proses pembelajaran akal budi dan hati nurani tentang satu hal yang menjadi pegangan hidup dan yang menentukan pada jalan mana kita berjalan. Mencari Tuhan adalah satu proses melepaskan diri dari keterasingan diri dan dunia, mengerti tujuan hidup dan mengerti jalan mana yang harus dipilih dalam melanjutkan hidup itu.

Di samping Mazmur 34;2-11, banyak juga dalam kitab-lain yang berbicara tentang mencari Tuhan, beberapa diantaranya:

Ibrani 11:6 “….barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”  Allah memberi upah/berkat bagi setiap orang yang mencari Tuhan.

Mazmur 24:5-6. Orang benar adalah orang yang selalu bertanya kepada Tuhan.

2 Tawarikh 7:14 “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”

Sebaliknya, Tuhan telah melakukan segala cara untuk mewujudkan hasratNya yaitu tinggal bersama dengan kita. Keinginan Tuhan untuk bergaul dengan kita tidak pernah berubah, dan Dia rindu bergaul dengan kita untuk selama-lamanya seperti yang tertulis dalam  I Tesalonika 4:16-18; walaupun kerapkali kita berusaha lari dari hadapanNya untuk menuruti keinginan daging kita, tetapi hal itu tidak merubah kerinduan Allah untuk bersama dengan kita.

Hanya orang yang berhikmat mengerti isi hati Tuhan. Inilah the general principle of the Bible. Orang yang mengerti kehendak Allah adalah orang yang mengerti isi hati Tuhan . Barangsiapa bisa masuk ke dalam hal ini, dia akan menjadi rekan kerja Allah.

Hati dan fikiran yang bersih memang sentiasa tertarik untuk menghampiri Tuhan. Mungkin juga kita sentiasa merindukan makna kehidupan yang lebih mendalam. Kita mungkin tengah melalui suka duka kehidupan, Masalah dan pertanyaan yang sangat memerlukan jawaban yang tak kunjung tiba.  Bukalah hati dan tutuplah telinga. Janganlah hiraukan suara bising dari luar. Dengarlah suara dari dalam. DIA senantiasa bersama kita. DIA tidak pernah meninggalkan kita.

Renungkan puisiku ini

PUJANGGA BERTUTUR NYATA- (Martha Belawati)

Aku ingin memadahkan mata hati dengan tutur

Ujar para insan,  orang yang sedang luruh cinta bisa bertutur sastra

Aku luruh dalam cinta..

Waktu  ku tahu Dia selalu tersenyum untukku

Waktu ku tahu dengan diam Dia memperhatikanku

Waktu ku tahu Dia  menganggapku berharga

Dulu..

Aku  memberetkan tutur-tutur durja untuk-Nya

Separoh lembar hatiku  menimbang  kecewa karena kesah

kini….

Kelembutan dan kasih-Nya Dapat menggapaiku

Setelah ku luruhkan kebekuan hatiku

By: Martha Belawati

 

2 thoughts on “Mencari Tuhan (Tema ibadah Minggu, 26/8-2012)

  1. Syarat bertemu Tuhan ia harus mendengar suara Tuhan saat ia berdiri dan mengetok pintu hatinya, dan membukakan pintu, dan mengundang Allah memasuki hidupnya, maka Allah bersama untuk menikmati hidup ini bersama Allah. wahyu 3:20.Selamat melayani Ibu Pendeta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s