Atasi rasa Minder (Message from Heaven 12)


Intermezo

Rasa minder atau rendah diri  adalah suatu penyakit. Penyakit ini termasuk penyakit yang lumayan berbahaya kalau nggak segera  Anda atasi dan rasa minder adalah suatu sikap yang merugikan diri  kita. Banyak orang memiliki rasa minder, dan mungkin juga terjadi pada Anda.

Pengertian minder adalah perasaan menganggap terlalu rendah pada diri sendiri. Orang yang menganggap diri sendiri terlalu rendah dikatakan rendah diri. Orang yang rendah diri berarti menganggap diri sendiri tidak mempunyai kemampuan yang berarti. Seperti dikatakan oleh Alder bahwa rasa rendah diri berarti perasaan kuarng berharga yang timbul karena ketidakmampuan psikologis atau social maupun karena keadaa jasmani yang kurang sempurna                 ( Sumadi Suryabrata, 1984: 220 ).

Perasaan minder  timbul dikarenakan  kurangnya pengenalan akan diri sendiri, seperti cacat tubuh, kelemahan menguasai bidang study, dan susah berkomunikasi. Sedangkan faktor dari luar seperti hidup dalam keluarga miskin, broken home, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi kelemahan yang dimiliki oleh seseorang baik berasal dari luar maupun dari dalam dirinya dapat menimbulkan perasaan rendah diri.

Perasaan minder dapat menghancurkan seluruh harapan dan cita-cita hidup kita jika tidak tangani segera. Orang yang rendah diri selalu hidup menyepi, dalam kesendirian, dan cenderung menarik diri dari lingkungan, seandainya bergaulpun cenderung jauh dari lingkungan, mungkin hanya berdiri disudut ruangan. Mereka yang rendah diri tidak memiliki percaya diri untuk menunjukkan identitas dirinya dan apa yang mampu dilakukannya. Orang yang rendah diri bukan tidak memiliki potensi, punya tapi tersumbat oleh peraan rendah diri mereka.

Dengan kita mengenal sekilas soal minder, kita semakin mengenal keunikan kepribadian yang diciptakan Allah ini. Sehingga, seharusnya kita semakin menghargai diri kita dan Tuhan  sebagai Sang Pencipta.

Banyak diantara orang kristen  yang sulit membedakan antara Minder/Rendah Diri dengan Rendah Hati. Minder/rendah Diri adalah sikap emosi dan tingkah laku yang merugikan diri sendiri, sedangkan Rendah Hati adalah sikap emosi positif yang lahir dari pengakuan yang tulus bahwa segala sesuatu yang dimiliki, baik kelebihan maupun kekurangannya, diterima sebagai anugerah Tuhan. Orang yang Rendah Diri akan mengatakan “aku memang orang berdosa” dengan maksud lari dari tanggung jawabnya (Luk.17:5). Sedangkan orang yang Rendah Hati akan berkatan seperti dicatat dalam Roma 7:18, 25; 8:1-3.

Apa yang menyebabkan Anda merasa minder dan rendah diri?
Apa karena merasa banyak kekurangan? Karena merasa tidak mampu melakukan apa yang orang lain bisa lakukan?

Kontemplatif

Kita tidak harus selalu memandang ke atas. Kita juga tidak perlu menjadi orang lain. Jadilah diri sendiri dan itu sudah cukup menyenangkan. Mengenali potensi diri dan mengembangkannya adalah cara terbaik untuk meningkatkan rasa percaya diri. Jadi tidak perlu yang namanya malu atau minder.

Mulailah dengan mengubah cara berfikir kamu. Setiap manusia di mata Tuhan adalah sama. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing bahkan untuk orang orang yang Anda  anggap sempurna. Mereka sama seperti Anda, seperti saya, maka tidak ada alasan untuk merasa minder.Terimalah diri Anda apa adanya. Jadikan kekurangan kamu sebagai kelebihan.

Tukul Arwana, adalah contoh yang tepat dalam hal ini. Lihat, bagaimana dia memaksimalkan kekurangannnya menjadi kelebihan yang justru tidak dimiliki orang lain. Selalu menutupi kekurangan hanya akan membuat Anda semakin terpuruk dalam sikap minder .

Anda harus sadar bahwa Anda ini ciptaan Tuhan, bukan buatan kuli bangunan. “Tukang” kita luar biasa hebatnya, Dia sudah merancang bangun diri Anda dan sudah diberi pondasi yang kuat untuk dipersiapkan sebagai pengerjaNya.  Hal inilah yang harus kita pahami terlebih dahulu.   Kalau Anda hidup namun tidak melakukan apa-apa,  ini berarti Anda tidak memenuhi tujuan keberadaan Anda sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, Anda harus bertanggung jawab atas diri Anda  di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama. Lah, kalau kita minder / Rendah diri sama saja kita menghina karya Tuhan dalam diri Anda.

Di mata Tuhan setiap manusia sama, yang membedakan adalah; Apakah Anda bisa berguna atau tidak, karena hanya Andalah yang dapat berguna bagi diri Anda dan orang lain.

“Kekurangan dalam diri Anda hanyalah sebuah kesalahan dalam cara kita berkreasi dan mengolah pikiran Anda.”

By:  Martha Belawati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s