Anda lebih kuat dari yang Anda tau (Message from Heaven 14)


Intermezo

Anda tidak tau bahwa diri Anda sebenarnya lebih kuat karena tidak pernah mencoba sesuatu hal yang baru. Namun anda adalah seseorang yang berbeda … lho dari mana saya tahu? … Karena anda berkunjung ke blog saya dan membaca artikel-artikel saya ini, yang berarti anda ingin merubah kehidupan Anda menjadi lebih baik dari saat ini. Anda ingin mencari sesuatu hal yang baru yang dapat anda terapkan di kehidupan anda.

Anda mempunyai semangat dan saya yakin Anda juga mempunyai pengalaman hidup yang luar biasa. Mungkin sudah banyak sekali kegagalan yang anda rasakan dan mungkin juga sebagian dari anda sudah sampai pada taraf ragu akan keyakinan Anda sendiri untuk meraih apa yang Anda inginkan. Mampukah saya? Berhasilkah saya? Sepertinya saya tidak kuat lagi menghadapi bermacam masalah. Anda cenderung mempersalahkan diri yang lemah  seolah tidak ada kekuatan.

Kita, manusia, adalah makhluk yang unik. Pernahkah kita merenungi mengapa kita unik? Apa sajakah keunikan manusia yang membuatnya berbeda dari makhluk Allah yang lainnya? Keunikan manusia yang spesial adalah makhluk yang dimuliakan, dibentuk serupa dan segambar denganTuhan, diciptakan dari debu tanah, dan Tuhan menghembuskan nafas hidup di dalam diri manusia, spesial dan luarbiasa bukan, bahkan diberi kuasa untuk menguasai ikan di laut,burung di udara, atas ternak, atas seluruh bumi, dan binatang melata di muka bumi. Bukankah ini berarti Anda dan saya memiliki kekutan luar biasa yang dianugrahkan Tuhan.

Mungkin Anda tidak dapat menyerap kekuatan yang ada pada diri Anda , akhirnya kegagalan selalu menimpa diri Anda,  namun tetap saja hal tersebut menjadi harta tak ternilai untuk anda. Kegagalan juga menjadi momen yang tepat dimana anda merenungkan kembali tujuan awal anda, melihat di sekeliling dan memutuskan alasan mengapa Anda tidak boleh menyerah.

Kita semua, siapapun Anda tidak terkecuali, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan . Kadang-kadang kekurangan lebih mendominasi dibandingkan kelebihan atau kekuatan yang kita miliki.

Banyak yang menganggap bahwa kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi sebagai sebuah nasib buruk atau takdir – tetapi saya tekankan disini : tidak semua orang. Beberapa dari mereka justru menghadapi rintangan-rintangan sangat besar dalam hidupnya dan bahkan masih berjuang untuk meraih sesuatu hal yang mereka cita-citakan. Mereka bangkit diatas kekurangan mereka dan tidak membiarkan kekurangan mereka tersebut membatasi mereka untuk maju.

Agar dapat menemukan keuatan yang dianugrahkan Tuhan pada Anda maka belajarlah menjadi diri sendiri karena disitulah Anda dapat membuka sekat yang menutupi kekuatan Anda. Meniru gaya dan karakter orang lain sah-sah saja, karena bisa memberi inspirasi  bagi Anda untuk mengembangkan potensi Anda sendiri. Namun jangan sampai Anda mencoba menjadi sama persis seperti orang yang Anda kagumi tersebut. kekuatan  tersembunyi tak akan muncul kalau kita memaksakan diri untuk menyamai standar orang lain.

Anda butuh pembelajaran dan pemahaman, terutama terhadap potensi diri. Dan Anda perlu mengasahnya terus menurus . Kita bahkan perlu dengan kesadaran penuh untuk terus memprogram kegiatan kita agar mendukung terasahnya talenta yang diberikan Tuhan pada kita.

Jika anda tahu kekuatan yang tersembunyi dalam diri Anda, dan tak perlu bertanya, “Siapakah Saya” dan kemampuan apa yang saya miliki untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan baik. Kerena itu mulailah mengobservasi diri Anda untuk mengenal diri sebagai langkah awal menggali kekuatan yang tersembunyi dalam diri Anda.

Lontarkan pertanyaan, misalnya, “Apa yang saya senang?”, “ siapakah saya?”, “Apa sih talenta  saya?”, atau “Jenis pekerjaan apa yang sulit saya kerjakan?”. Berdialog dengan diri sendiri dapat mebentuk self awareness yang meliputi kemampuan memahami mood dan emosi diri, termasuk menilai diri dan tidak mudah menyalahkan orang lain.

Kontemplatif

Saya dan Anda memilik tanggung-jawab yang dianugrahkan Tuhan. Ada 3 tanggung jawab yang harus kita lakukan, yaitu:

* Tanggung-jawab pada Tuhan, bahwa jangan kita mempermalukan Tuhan atas anugerahnya yang diberikan pada saya dan Anda.

* Tanggung jawab terhadap sesama yang masih membutuhkan pertolongan saya dan Anda atas anugrah-nya.

* Tanggung-jawab terhadap diri sendiri, karena saya dan Anda adalah makhluk yang mulia diciptakan segambar dengan Dia, sebab itu jangan     mempermalukan Tuhan dan hargailah warisan yang diberikan-Nya untuk menjaga bumi dan isinya.

Anda harus berjuang memenangkan pikiran Anda yang lemah agar Anda mampu atau lebih kuat dan bangun kembali melihat dunia dari sisi yang positif. Karena dalam kelemahan terpancar kekuatan, dalam kelemahan ada pelajaran berharga yang dapat Anda pelajari untuk lebih baik lagi.

Anda harus berusaha mengembangkan anugerah yang Tuhan beri dengan meletakkan diri Anda pada area yang memungkinkah kita untuk bertumbuh. Terkadang sebuah perjuangan dan mimpi dapat terhambat jika kita berada di area yang salah. Dalam artian bagaimana Anda bisa bertumbuh jika Anda berada dengan mereka yang selalu menjatuhkan semangat junag Anda, melecehkan kelemahan Anda, mereka apatis dengan peruangan anda meraih mimpi.

Jika Anda ingin memperoleh kekuatan , keluarlah dari area tersebut dan carilah area yang selalu berpikir positif dan membantu Anda berjuang untuk mendapatkan kekuatan yang dianugerahkan Tuhan pada Anda.

Mari jalani hidup ini dengan sebuah tindakan nyata, jangan mengeluh saja. Karena aksi anda sangat bernilai daripada keluhan Anda. Karena dalam kelemahan   Anda justru anda kuat.

Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus
Sebab jika aku lemah, maka aku kuat
(2 kor 12 : 9-10)

Kata Bijak

“Anda harus segera menyadari bahwa kekuatan itu anugerah Tuhan,  namun itu semua tersekat dengan rasa rendah diri Anda” (Martha belawati)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s