Bertahan dan berjuanglah (Minggu, 14/10/2012)


Bacaan 2 Tim 2:1-7

Sebab itu, hai anakku,   jadilah kuat   oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. 2:2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku   di depan banyak saksi,   percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai  , yang juga cakap mengajar orang lain. 2:3 Ikutlah menderita   sebagai seorang prajurit   yang baik dari Kristus Yesus. 2:4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. 2:5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota   sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga. 2:6 Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.  2:7 Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.

Intermezo

Seperti kita lihat KEKUATAN Timotius bersal dari Roh Tuhan yang mendukung setiap hari dalam tugas-tugas pelayanannya yang penuh dengan tantangan. Tugas pertama dalam pelayanannya adalah MEMPERCAYAKAN apa yang telah ia terima. Apa yang dia dapat dari Tuhan harus dan  sangat penting bagi dia  dengan teliti mempercayakan kepada seseorang yang rela dan mampu serta kudus bahkan dapat dipercaya. Surat Paulus ini menekan dan mempertegas bahwa Timotius  diberi kuasa untuk melakukan hal yang sama seperti dia.

Surat ini berperan sebagai “sumber kewibawaan” bagi jemaat-jemaat. Suatu mata rantai pelayanan yang dibangun lewat PENYAMPAIAN Injil secara teliti. Pelayanan Timotius nampaknya tidak menimbulkan iri hati karena hal itu menuntut PENDERITAAN (ay. 3), KEUTUHAN HIDUP  (ay.4), LATIHAN KERAS (ay.5), DAN KERJA KERAS (ay.6)

Hidup kekristenan seperti halnya lomba lari dimana kita harus memelihara iman sampai akhir. Hidup ini penuh perjuangan, banyak hal yang diperhadapkan kepada kita baik tantangan, hambatan, godaan, tawaran dunia yang semu yang pada akhirnya semua itu sama sekali tidak dapat memberikan jaminan yang kekal. Jaminan hidup kekal ada di dalam iman pada Yesus Kristus.

Kontemplatif

“ Bertahan & Berjuanglah  ”, apakah arti yang terkandung dalam kalimat ini?

Ada sebuah, dimana sebuah gereja yang sedang mengadakan ibadah secara tiba-tiba didatangi oleh dua orang berpakaian serba hitam, mukanya ditutupi topeng, dan membawa senjata. Mereka mengancam semua orang di dalam gereja itu untuk menyangkal Yesus. Barangsiapa yang tidak mau menyangkali Yesus, diancam akan dibunuh saat itu juga. Dan bagi siapa yang mau menyangkali Yesus, dipersilahkan keluar dari gereja dan pulang ke rumah mereka masing-masing. Pada akhirnya banyak yang memutuskan untuk menyangkali Yesus demi keselamatan diri saat itu dan keluar dari gereja, sedangkan hanya ada sedikit yang mau mempertahankan iman mereka dan tetap tinggal dalam gereja. Kemudian kedua orang bertopeng & bersenjata itu membuka topeng mereka dan meletakkan senjata mereka di lantai serta berkata : “Lihatlah mereka yang keluar dari gereja ini adalah orang-orang yang munafik, banyak dari mereka mungkin aktifis, majelis & pengurus gereja, pelayan-pelayan Tuhan, atau jemaat yang rutin rajin datang dalam setiap ibadah. Tetapi pada akhirnya mereka tidak mau mempertahankan iman mereka saat maut mengancam di depan mereka”.

Bagaimanakah dengan kita? maukah kita tetap mempertahankan iman kepada Kristus saat ujian, tantangan, cobaan, bahkan maut sekalipun diperhadapkan pada kita?

1.Bertahan & berjuang: adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan

2.Bertahan & berjuang : adalah suatu usaha yang memiliki daya juang untuk mempertahankan iman

3.Bertahan & berjuang : adalah suatu usaha keras untuk menghindari, melawan, bangkit & menang  dari penderitaan.

“Keselamatan adalah Kasih Karunia, tetapi Umat Kristen Harus Terus Berjuang Sampai Akhir untuk Mempertahankan Kasih Karunia itu”

Yesus sendiri menekankan bahwa Keselamatan akan diperoleh dengan Iman dan Perjuangan ( Suatu usaha dan perbuatan untuk selalu benar dihadapan Allah sama seperti yang telah Yesus contohkan selama kehidupannya dibumi )

Salah satu bukti ayat yang menunjukkan bahwa walaupun seseorang itu benar ( Sudah beriman kepada Yesus ) tetapi masih mempunyai kemungkinan tidak selamat jika mereka tidak berbuat dan bertahan sampai akhir (Matius: 24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.).

Dalam memperoleh keselamatan tidak ada semboyan “ Sekali beriman pada Yesus akan selamat atau sekali selamat tetap selamat “ tetapi Yesus memberikan contoh bahwa Keselamatan tidak hanya beriman ( Beriman pada Yesus itu penting krn “ SATU_SATUNYA “ jalan keselamatan ) melainkan harus terus “bertahan dan berjuanglah” melakukan perbuatan Kasih dan terus berusaha setia sampai akhir.

Jerih payah manusia untuk memperoleh keselamatan merupakan upaya, bertahan ,dan berjuang  untuk selalu berlaku benar dan menghindari dosa dihadapan Allah dan memang Allah sendiri menghendaki manusia untuk memperoleh keselamatan.

 “Banyak orang yang telah hidup seperti burung unta yang menyembunyikan kepalanya di dalam pasir dan tidak pernah menghadapi kenyataan.”

Motivasi

Manusia bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum dalam sehari, tapi manusia tidak akan bisa bertahan hidup satu jam tanpa ada perjuangan atau semangat dalam dirinyanya, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan betapa pentingnya makna perjuangan atau semangat dalam diri manusia.

Pilihlah jalan hidup yang baik, tetapi jalan yang baik dapat diperoleh dengan “Berjuanglah” untuk mengalahan segala godaan yang dapat menjauhkan Anda dari kebaikan …semua orang berjuang dalam hidupnya…dalam setiap pilihan hidupnya…mereka berjuang..orang yg tidak berjuang adalah orang mati karna mereka tidak melakukan apapun dan tidak punya pilihan. Orang sakit pun berjuang karna memilih bertahan hidup melawan penyakitnya…anak-anak  jalanan pun berjuang seolah olah masih ada harapan untuk hidup pada hari esok, ya..mereka punya harapan….mungkin hanya sebuah keinginan…

Ambilah keputusan dan pilihlah yang terbaik..mulailah berjuang…kesetiaan mahal harganya dan pertahankanlah…Setiap hal positif pasti mendatangkan yang terbaik begitu juga sebaliknya…Berdoalah kepada Tuhan.

Kata bijak
Hiduplah dengan “kesederhanaan spiritual”  tidak berlebihan dan  jangan juga menuntut berlebihan terlebih kepada Tuhan dan sesama , tapi lakukan yang terbaik sebatas kemampuan Anda maka semoga kebaikan akan menghampiri Anda.- Martha belawati

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s