Hari Tuhan yang dahsyat (Rabu, 7/11/2012)


Bacaan: Yoel 2: 7-11
  ……………………….Betapa hebat   dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya? 

Pada jaman nabi Yoel  Kehidupan religius waktu itu cukup kuat dikuasai oleh para imam, KENISAH sudah dibangun dan digunakan sebagai tempat ibadah. Negara dalam kondisi politik dan keagamaan yang “sehat”. Bangsa Israel hidup dalam intensitas beribadah yang tinggi itu ditunjukkan dengan semangat umat untuk bertobat dan berdoa Akan tetapi kondisi tersebut menyebabkan Israel menjadi kelompok yang eksklusif hanya memikirkan  kepentingan ke dalam dan kurang berperan dalam lingkungan yang lebih luas.

Intermezo

Reportase Yoel berada di antara nubuatan dan apokaliptik.Ia mewartakan bahwa HARI TUHAN sudah dekat atas dasar penglihatannya di dalam tulah belalang, yang menghancurkan segala tumbuh-tumbuhan, terutama yang ada di kebun-kebun.Hal ini manjadi tanda eskatologis mengenai kedatangan HARI TUHAN. Ia menyerukan kepada bangsanya untuk mengadakan hari puasa.Ia mewartakan keselamatan yang partikularistis, yaitu keselamatan bagi Israel saja dan hukuman bagi bangsa lain.

Konsep Allah yang universal dan keselamatan yang universal, tampaknya gagal ditekankan oleh Yoel. Sebab Yoel mewartakan tentang pembalasan Allah terhadap semua bangsa yang menganiaya orang Israel.Sehingga konsep yang berkembang adalah Allah yang terbatas hanya bagi bangsa Yehuda. Ada apreori dalam diri nabi Yoel.

Dalam pandangan kristen HARI TUHAN   berbicara tentang hal-hal yang bertalian dengan akhir zaman. HARI TUHAN terkait dengan beberapa istilah dan pengertian yang lain seperti : Kedatangan Kristus yang kedua kali, kebangkitan daging, penghakiman dan kerajaan seribu tahun dan juga tanda-tanda,  yang mendahului akhir zaman itu.Pada umumnya, kalau berbicara tentang akhir zaman maka biasanya pemikiran tertuju kepada nasib orang perorang, yang ditentukan pada penghakiman yang diadakan pada saat itu.

Kontemplatif

Apa alasannya Tuhan mendatangkan hukuman kepada umatnya sendiri?

Sejak pasal 1:1 hingga 2:11, Yoel hanya menggambarkan bahwa hukuman Tuhan itu dahsyat, seperti wabah belalang yang menghabiskan segala hasil ladang, demikian musuh akan menghancurkan negeri itu. Namun, mengapa? Jelas bukan karena benci, karena di ayat 12-14, Tuhan berkata: “Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, …” Tuhan masih sayang kepada umat-Nya. Yang Dia inginkan adalah segenap hati mereka.

Bacaan hari ini menegaskan maksud Tuhan. Tuhan tak mau umat-Nya mendua hati (ayat 18). Penghukuman itu diizinkan Tuhan agar umat-Nya belajar bahwa hanya Tuhan satu-satunya yang patut disembah (ayat 17).

Ketika hati kita mulai berpaling dari Tuhan, Dia akan bertindak untuk membawa kita pada pertobatan. Mungkin kita mulai mengandalkan diri sendiri dan doa rasanya tidak perlu lagi, lalu Tuhan mulai mengizinkan masalah datang. Hubungan-hubungan rusak. Kita frustrasi, kehilangan damai di hati. Jika Anda mengalaminya, inilah saat untuk kembali. Tuhan menghendaki hati kita 100%. Dia tak ingin menjadi Tuhan hanya untuk hari Minggu, hanya ketika kita akan makan atau bangun tidur, tetapi dalam keseluruhan hidup kita.

Tuhan akan memisahkan manusia seperti gembala memisahkan domba dari kambing.

Matius 25:32
“Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.”

Domba dipisahkan untuk menerima berkat dan Kerajaan Sorga (Mat 25:34), sedangkan kambing dikumpulkan untuk menerima kutuk dan penghukuman (Mat 25:41). Apa yang membedakan domba dari kambing sehingga domba-domba diselamatkan?

Sifat Domba dan Sifat Kambing
Domba adalah hewan yang penuh kelemahan tetapi menuruti perintah gembala. Sedangkan kambing suka berkelahi, suka rebutan makanan dan sering tidak tunduk kepada gembalanya.

Anda termasuk yang mana?

Apa yang harus kita lakukan sebagai domba-domba peliharaan-Nya?

1. Bergantung penuh kepada Gembala
Anda masih ingat dengan kelemahan domba? Domba itu hewan yang mudah tersesat dan tidak peka terhadap datangnya bahaya juga tidak memiliki senjata untuk melawan musuh. Satu-satunya cara agar dia aman adalah harus bergantung kepada gembala.

Nah, agar gembala bisa melindungi domba-dombanya, maka domba harus taat terhadap perintah gembala.

2. Berjaga-jaga
Matius 24:42
“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”

Kita tidak tahu kapan dunia kita akan berkahir, itulah sebabnya kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga. Apa yang harus kita jaga?

a. Jaga Hati – Ams 4:23
b. Jaga Lidah – I Petrus 3:10
c. Jaga Pakaian (Perbuatan) – Why 16:15

Selanjutnya, apa yang bisa kita buat selama di dunia ini ketika akhir zaman belum datang?

Manusia mulai berpikir ulang akan sikapnya terhadap lingkungan hidup dan makhluk ciptaan lainnya. Hubungan antara manusia dengan sesamanya harus ditata ulang sedemikian rupa sehingga makin harmonis. Iman kristiani harus mendorong solidaritas antar makhluk dan lingkungan hidup. Manusia harus memandang alam dan segalanya lebih hormat dan bukan sekadar alat pemenuhan kebutuhan. Eskatologi bisa dibuat nyata hadir dengan membuat hubungan manusia-semesta harmonis. Manusia harus membangun Kerajaan Allah bersama semesta dengan segala isinya dengan sikap penuh penghargaan, penuh dengan persaudaraan, cinta kasih dan bekerja untuk keadilan.

Kata Bijak

 “Langit yang baru dan bumi yang baru akan datang, tinggalkan tabiat yang lama dan berikan hidup Anda untuk terus dibaharui oleh Tuhan melalui Firman-Nya.” – Martha Belawati

Catatan:

Kenisah             = Bait Allah

Apokaliptik      = Penyingkapan. Agama bergabung dng rasialisme sehingga menumbuhkan sikap serta perilaku yg —

Reportase         = Pemberitaan

Apriori               = sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan.

Partikularistik  = Sistem yg mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum atau kebudayaan yg mementingkan daerah atau kelompok khusus / sukuisme.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s