“Junjunglah waktu setinggi langit”


SAYA MENGHARGAI WAKTU ?
Mazmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. 1 Petrus 4:2 supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah .
Waktu pada dasarnya  sama, satu menit yang kita rasakan orang lain pun mengalami satu menit, tidak ada yang dikurangi. Namun kenapa selau berbeda untuk setiap orang? waktu  sangat penting, Jika waktu itu berlalu  ia tidak akan kembali lagi.  Setiap manusia dibekali waktu yang sama oleh Tuhan, 24 jam dalam 1 hari. Ada yang bisa memaksimalkan waktu tersebut dengan baik dan menjadi sukses, namun tidak sedikit yang menyia-nyiakannya begitu saja. Tahu-tahu ajal menjemput.
Brian Tracy, seorang motivator internasional pernah berkata, “Every minute you spend in planning saves 10 minutes in execution, this gives you a 1,000 percent return on energy!” Yang berarti, “Setiap menit yang Anda habiskan dalam perencanaan akan menghemat 10 menit dalam pelaksanaan, ini memberi anda kembali 1000%!”

Seorang mahasiswa yang tekun dan pandai akan  belajar jurusan yang diambil selama masa perkuliahannya. Seorang Andrea Hirata menulis banyak buku berharga dengan memanfaatkan waktunya.    Tukang pos  memanfaatkan waktunya dengan baik  dalam mengantarkan surat-saratnya.   Sir William Hamilton membaca 10 ribu buku dan membuat catatan-catatan kecil mengenai apa yang ia baca. Francis Xavier selama hidupnya telah membaptis sebanyak 100.000 orang. John Wesley dalam perjalanan hidupnya telah meng-khotbahkan 40.000 khotbah, melakukan perjalanan 300.000 mil atau hampir mendekati 15 kali lingkaran bumi. Tuhan Yesus, hidup di dunia ini, tidak lebih dari 33 tahun, tetapi seluruh waktu hidupnya diisi untuk mewujudnyatakan Kasihnya-Nya kepada manusia, walau untuk itu dia harus berkorban dan mati.

Mereka semua merupakan contoh dari orang-orang yang menghargai waktu yang ada untuk mengerjakan sesuatu yang berharga.  Mereka telah mengubah waktu menjadi “kehidupan” dan menggunakan waktu semaksimal yang mereka mampu untuk menghasilkan “buah”.

Paulus pun menekankan kita untuk bijaksana memanfaatkan waktu karena bumi yang kita huni saat ini penuh dengan hal-hal yang menyesatkan. “dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” (Ef 5: 16).

kita perlu mengingat sepenggal doa Musa mengenai hal ini yang tertulis dalam Mazmur. “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12).

Benyamin Franklin berkata: “Jika engkau mencintai hidup, jangan biarkan waktu berlalu dengan sia-sia karena waktu adalah bahan yang dibutuhkan untuk menciptakan kehidupan.

Mari membuat komitmen dalam diri Anda sekalian untuk menjadi manusia-manusia yang menghargai waktu  disetiap menit  untuk mengembangkan diri , berkarya, dan menghasilkan buah untuk dinikmati oleh mereka yang membutuhkan Anda . Kita semua bertanggung jawab kepada Tuhan atas waktu yang dikaruniakan-Nya kepada kita.

Waktu yang sudah lewat tidak akan pernah kembali. Apa yang Anda bisa lakukan saat ini…lakukanlah, jangan ditunda. Karena jam kehidupan hanya sekali diputar. Mari Sobat sekarang waktunya sebelum semuanya berlalu, manfaatkanlah hidup ini…Jangan tunda hari esok. Suatu saat jarum jam kan berhenti.

By: Martha Belawati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s