Minggu 21 April 2013–Ulang 16:1-4>> “Jadilah Deliver roti penderitaan”


Tiga hari raya utama
16:1 “Ingatlah akan bulan Abib dan rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam. 16:2 Maka engkau harus menyembelih kambing domba dan lembu sapi sebagai korban Paskah bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN untuk membuat nama-Nya diam di sana. 16:3 Janganlah engkau makan sesuatu yang beragi besertanya; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi besertanya, yakni roti penderitaan, sebab dengan buru-buru engkau keluar dari tanah Mesir. Maksudnya supaya seumur hidupmu engkau teringat akan hari engkau keluar dari tanah Mesir. 16:4 Janganlah terdapat padamu ragi di seluruh daerahmu, tujuh hari lamanya; dan dari daging hewan yang kausembelih pada waktu petang pada hari pertama, janganlah ada yang bermalam sampai pagi.

Bulan Abib
Dalam kitab Taurat disebut bulan Abib/bulan Nisan, yaitu bulan dimana barley matang [Jelai (Hordeum vulgare, Ingg. barley) adalah sejenis serealia untuk pakan ternak, penghasil malt, dan sebagai makanan kesehatan. Jelai adalah anggota suku padi-padian].Merupakan bulan di musim semi yang panjangnya 30 hari. Nisan biasanya jatuh sekitar bulan Maret–April dalam Kalender Gregorian. Nama bulan ini dicatat dalam Kitab Ester bagian dari Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. (Wikipedia)

Intermezo

Perayaan Paskah di dalam PL pertama kali dirayakan ketika TUHAN akan memberikan tulah kesepuluh-Nya bagi orang Mesir untuk membebaskan orang Israel dari perbudakan di Mesir. Makna ibadah tersebut pada zaman itu sendiri adalah untuk mempersembahkan korban Paskah bagi TUHAN yang menulahi orang Mesir tapi menyelamatkan orang Israel.

Tahun baru (pembebasan) bangsa Israel adalah perhelatan untuk hidup dalam kebebasan memulikan Tuhan dan bebas dalam perbudakan di tanah Mesir, dimulainya perjalanan menuju negeri yang Tuhan janjikan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Tahun baru bangsa Israel adalah eksistensi yang Tuhan berikan, “Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.” Tahun baru bangsa Israel adalah suatu kesadaran bahwa Tuhanlah yang membebaskan, dan bahwa Ia adalah TUHAN. Juga kemenangan totalitarian Tuhan atas semua dewa Mesir.

Malam Paskah bangsa Israel dirayakan dengan makan daging anak domba dan roti tidak beragi. Kemudian bangsa Israel harus makan roti tidak beragi selama tujuh hari sebagai tanda pada tangan dan peringatan di dahi (seperti tanda pada dua tiang pintu dan ambang atas), supaya hukum Tuhan ada di bibir mereka, sebab dengan tangan yang kuat Tuhan telah membawa mereka keluar dari Mesir. Tahun baru (pembebasan) bangsa Israel adalah momen kemenangan Tuhan, momen kebebasan untuk menyembah Tuhan, momen untuk mengikuti pimpinan Tuhan.

Ketika Paskah, orang Israel harus makan roti tidak beragi. Apakah nilai dibalik symbol roti tidak beragi?

Perlu kita ketahui cara kerja ragi. Dalam mengkhamirkan adonan, kerjanya tidak nampak akan tetapi hasilnya nyata. Demikianlah kita perlu mendeliver secara diam-diam, bukan dengan cara frontal kepada dunia nilai-nilai kerajaan Allah. Ragi dalam pandangan orang Israel adalah sebuah benda yang melambangkan proses perusakan dan pembusukan. Demikianlah cara bekerja ragi didalam roti.Hal ini mencerminkan proses perusakan dan pembusukan harus disingkirkan dari kehidupan orang-orang Israel.

Pernyataan Yesus tentang Kerajaan Allah sebagai ragi yang diadukkan dalam tepung terigu sehingga mengkhamirkan seluruhnya, demikianlah nilai kerajaan Allah akan mempengaruhi nilai-nilai dunia.

Paskah di Israel bukan sebuah ritualitas belaka, bukan sebuah acara konvensi yang lengang,hampa, dan ranah tanpa nilai-nilai moral. Paskah Israel harus ditindaklanjuti dalam kehidupan masa kini. Inilah pesan untuk gereja supaya terus menerus merayakan Paskah.

Kontemplasi

Singkat kata Paskah berhubungan erat dengan hidup yang kudus, jauh dari semua yang kotor, yang mendatangkan bencana. Jauh dari semua bentuk kehidupan yang membuat kejahatan semakin mewabah. Nilai-nilai kerajaan Allah bukan untuk didiamkan, tetapi harus ditularkan supaya mempengaruhi nilai-nilai kehidupan dunia ini menjadi lebih baik dan berkenan kepada Allah.

Tidak selamanya perubahan itu terlihat atau terpantau seperti cara pembuatan ragi, tetapi sebenarnya perubahan terus berdinamika menurut arah perubahan dan pasti memberikan terang dalam kegelapan, mengobati yang terluka dan menolong yang dalam kesusahan. Tidak ada bagian dalam hidup ini yang tidak tersentuh oleh nilai-nilai kasih Allah.

Tugas kita sebagai umat, adalah menunjukkan tanda-tanda kehadiran kerajaan Allah dengan cara yang tepat dalam merayakan Paskah. Mencegah proses pembusukan dan perusakan dunia adalah misi kita selama menjadi anak-anak Allah. Bekerja dengan diam tetapi meyakinkan sebagaimana cara kerja ragi yang tidak kelihatan namun hasilnya terlihat.

“Kitalah bangsa Israel” yang Tuhan menangkan dari kuasa dosa.Peristiwa Paskah adalah tindakan pembebasan yang dilakukan Allah bagi manusia. Hal itu harus mendorong manusia untuk keluar dan membebaskan diri dari sikap primordial, curiga, benci dendam, iri hati, diskriminatif dan destruktif. Tindakan pembebasan Allah dalam Paskah perlu diimplementasikan,didelivery dan menjadi notasi dari seluruh gerak pelayanan gereja di masa depan.

Dalam perspektif teologis, perayaan Paskah sebagai peringatan Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian merupakan inti dan dasar dari seluruh bangunan kekristenan. Oleh kebangkitan Kristus, kuasa dosa yang selalu mengancam dan menempatkan manusia ke dalam dunia orang mati, digantikan oleh kuasa kasih yang merangkul, membangkitkan dan menghidupkan.

Kuasa-kuasa duniawi hanya semu dan tidaklah mampu menghentikan kuasa Ilahi yang menghidupkan. Kuasa itu memasuki dunia untuk mencintai, bukan membenci; untuk menuntun, bukan menyesatkan; untuk memedulikan, bukan menelantarkan; dan untuk memberdayakan, bukan melemahkan dan memperdayakan.

P= PERGI DAN BERITAKANLAH
A= Anda telah dibebaskan…bebaskanlah mereka yang terbelenggu
S= S’bab kebangkitan-Nya membebaskan semua manusia
K= Kebangkitan-Nya adalah kasih
A= Anda harus bersyukur selalu atas karunia pembebasan dari Tuhan
H= Hidup saling mengasihi adalah pondasi kekristenan

MBTTnow_watch

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s