Minggu 16 Juni 2013 (Yeh 3:1-11)- “Makan, pergi, dan bicaralah”


1 Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel.” 2 Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu kumakan. 3 Lalu firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu.” Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku. 4 Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, mari, pergilah dan temuilah kaum Israel dan sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka. 5 Sebab engkau tidak diutus kepada suatu bangsa yang berbahasa asing dan yang berat lidah, tetapi kepada kaum Israel; 6 bukan kepada banyak bangsa-bangsa yang berbahasa asing dan yang berat lidah, yang engkau tidak mengerti bahasanya. Sekiranya aku mengutus engkau kepada bangsa yang demikian, mereka akan mendengarkan engkau. 7 Akan tetapi kaum Israel tidak mau mendengarkan engkau, sebab mereka tidak mau mendengarkan Aku, karena seluruh kaum Israel berkepala batu dan bertegar hati. 8 Lihat, Aku meneguhkan hatimu melawan mereka yang berkepala batu dan membajakan semangatmu melawan ketegaran hati mereka. 9 Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu; janganlah takut kepada mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.” 10 Selanjutnya firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, perhatikanlah segala perkataan-Ku yang akan Kufirmankan kepadamu dan berikanlah telingamu kepadanya. 11 Mari, pergilah dan temuilah orang-orang buangan, teman sebangsamu, berbicaralah kepada mereka dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH; baik mereka mau mendengarkan atau tidak.”

Beberapa tindakan profetis Yehezkiel dianggap aneh dan nyeleneh, oleh orang-orang sezamannya salah satunya  ia memakan gulungan kitab dan katanya ; rasanya manis seperti madu  (Simbolis);   ( di depan gambar kasar dari Yerusalem yang buruk dalam pengepungan, ia berbaring ke sisi kiri selama 390 hari untuk menyatakan hukuman atas Israel, dan 40 hari ke sisi kanan , untuk menyatakan hukuman atas Yehuda. Ia mencukur kepala dan wajahnya, serta menimbang rambutnya, kemudian membaginya menjadi tiga untuk melambangkan bagaimana penduduk akan mengalami penderitaan dengan tiga cara. Ia menderita kebisuan dalam waktu lama . Ketika istrinva tiba-tiba mati, ia menolak untuk meratap sebagaimana yang ditentukan adat.)

Jika ada yang melakukan tindakan profetis seperti  yang dilakukan nabi Yehezkiel… bagi orang kristen jaman sekarang mungkin orang tersebut  dianggap nabi palsu,nabi nggak waras, nabi yang lebay, cari sensasi, atau pencitraan. Bukankah itu yang selalu dinilai oleh manusia jaman sekarang jika ada perilaku seseorang  yang tidak sesuai dengan lingkungan sekitar mereka ?…

Bukankah banyak di antara kita yang seperti bangsa Israel ini, keras kepala, kepala batu, dan tegar tengkuk. Meski mengalami banyak pertolongan dari Tuhan tapi nggak tau diri…banyak menuntut , muncul sugutnya karena banyak bersungut-sungut.  Kita harus sadar, adakalanya Tuhan ijinkan kita melewati masa-masa ‘padang gurun’ karena Ia hendak mengajar kita untuk hidup taat dan punya penyerahan diri penuh kepada Tuhan.

Seringkali kita menganggap bahwa nasihat atau teguran dari orang tua (kaum muda) itu seolah membatasi kesenangan kita. Seringkali kita merasa paling tahu  atau orang lain itu tidak penting. Tapi disaat kita ditimpa bencana baru kita menyadarinya, dan jika sudah seperti itu akan sulit bagi kita untuk merevisinya.

Kita bisa terus mengabaikan peringatan teguran Tuhan, keras kepala,kepala batu, dan tegar tengkuk,  tidak peka atau tidak mendengar karena kekerasan hati . Akibatnya kita terus melakukan kesalahan-kesalahan yang akan semakin memperparah segalanya dan iblis sangat menyukai orang-orang yang seperti itu.

Ingat ! Tuhan menyatakan bahwa jika kita  terus bersahabat dengan hal-hal yang menyimpang dari keinginan Tuhan, dan disana hati kita akan terus mengeras dan membatu. Dalam Amsal tertulis: “Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi.” (Amsal 29:1)…alias destroyed without remedy.

Sudah dilarang tapi bebal, sudah ditegur tapi pura-pura tuli dan lebih memilih untuk membuat bukit  dosa.  Dengan melakukannya berulang-ulang menunjukkan sebuah kebodohan. Firman Tuhan berkata: “Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.” (Amsal 26:11). “As a dog returns to his vomit, so a fool returns to his folly.” Seperti itulah kerasnya Alkitab menggambarkan orang-orang yang memiliki perilaku buruk seperti ini.

Sebagai Gereja,Pendeta, Majelis,Para pengasuh PA/PT , Bahkan keluar pasti pernah dihadapkan dengan mereka-mereka yang keras kepala, kepala batu dan tegar tengkuk apa yang harus kita perbuat?… ini Jawabnya:

“Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu.” Nggak perlu takut, rasanya manis seperti madu dalam mulut kalian.”

” Aku meneguhkan hatimu melawan mereka yang berkepala batu dan membajakan semangatmu melawan ketegaran hati mereka. Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu; janganlah takut kepada mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.”  Selanjutnya , perhatikanlah segala perkataan-Ku yang akan Kufirmankan kepadamu dan berikanlah telingamu kepadanya. pergilah ,temuilah dan berbicaralah kepada mereka dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH; baik mereka mau mendengarkan atau tidak.”

“Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu”

cover

 
 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s