Minggu 4/8/2013-Kej 9:1-7 Keluarga yang diberkati adalah transmutasi gambar Allah


851580_176479842515692_1805927037_nPerjanjian Allah dengan Nuh

Satu-satunya keluarga yang diselamatkan Allah dari air bah adalah keluarga Nuh , anak-anaknya beserta menantunya. Allah menyisakan  dan menyelamatkan  keluarga Nuh. Keluarga Nuh me-repopulasikan bumi . sebab Allah memiliki tujuan untuk menghasilkan manusia baru dari keturunan Nuh . Seperti pada awal dunia, Allah memberkati manusia dan menjadikannya penguasa atas dunia ciptaanNya {ay. 3),  tetapi kekuasaan manusia atas dunia yang tidak bersahabat lagi dengannya . Di zaman baru sesudah air bah akan berlangsung permusuhan antara alam binatang dan manusia dan antara manusia satu sama lain.  Walaupu demikian, Allah berjanji pada Nuh ; 9:5 Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku akan menuntut balasnya; dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia. 9:6 Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. 9:7 Dan kamu, beranakcuculah dan bertambah banyak, sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi, ya, bertambah banyaklah di atasnya.”

Sejak awal dunia Allah membentuk manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya itu memenuhi dan menguasai bumi. Namun kejatuhan manusia dalam dosa telah merusak segalanya, sehingga perintah Allah ini tak lagi semudah “beranak cuculah dan bertambah banyak”. Mengapa? Karena itu hanya akan memenuhkan bumi dengan gambar-gambar Allah yang rusak. Gambar Allah yang sempurna dinyatakan dalam Pribadi Kristus. Dan, mandat agung yang diberikan-Nya adalah: “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku.” (Matius 28:19-20). Inilah mandat untuk memulihkan kembali gambar-gambar Allah yang rusak di seluruh bumi.

Kehidupan kita  di bumi adalah sebuah kepercayaan atau mandat. Inilah metafora jenis kedua dalam alkitab tentang kehidupan. Waktu yang kita miliki di bumi serta tenaga, kepandaian, kesempatan, hubungan dan kekayaan kita, semuanya adalah pemberian dari Allah yang Dia percayakan dalam pemeliharaan dan pengelolaan kita. Kitalah penatalayan dari segala sesuatu yang diberikan Allah kepada kita. Konsep penata layanan ini dimulai dengan pengakuan bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu dan semua orang di muka bumi sebagai dasar mentransformasi,  alih bentukalterasikonversimodifikasipermutasiperubahanrenovasitransfigurasi,                      transmutasi kembali gambar-gambar  Allah  yang sempurna melalui Yesus Kristus. 

Dan pemulihan gam-gambar Allah yang rusak melalui Yesus Kristus tidak dapat dilakukan secara individu tetapi keluarga,  anak istri , bangsa,  familikaumkelompok (baca: gereja) sebagai analogi “Beranak cuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi.” Dengan demikian pemulihan gambar-gambar Allah yang telah rusak dapat berjalan dengan cepat (baca: Jadikanlah semua bangsa murid-Ku)

Kekuatan Keluarga Kristiani

Allah adalah seorang desainer sebuah keluarga yang mentaati perintah-Nya. Dalam desain-Nya, Ia merancang dan memberi  apresiasi,interpretasi,konstruksi, dan pengetahuan kepada kita di dalam Alkitab tentang bagaimana seharusnya fungsi sebuah keluarga yang harus ditaati,  dan  keluarga-keluarga akan menikmati semua berkat yang Allah mau mereka dapatkan.   Dia juga mengingatkan kita akan batu-batu sandungan yang dapat menghancurkan  keutuhan keluarga ketika perintah itu dilanggar, muncullah kekacauan dan sakit-hati. Jika itu terjadi, kita tidak akan menjadi berkat dan terang di sekitar kita, gambar Allah menjadi rusak.

Gaya hidup modern memungkinkan masing-masing individu mempunyai tugas dan fungsi sendiri-sendiri tanpa terkait dengan orang lain. Hal yang sama bisa terjadi dalam keluarga. Kerap mereka hanya satu atap tanpa ada ikatan emosional dan afeksi kekeluargaan. Si Ayah sibuk mencari nafkah dan mengejar karir, si Ibu sibuk dengan arisan, ngerumpi, window shooping dan lain-lain, sementara si Anak sibuk belajar di sekolah, kursus-kursus dan diskusi kelompok dengan temannya. Tinggallah pembantu yang mendiami rumah, membersihkan dan merawatnya dan menerima tamu yang datang. Situasi hidup seperti ini merupakan contoh dari satu keluarga yang rapuh dan rentan terhadap perpecahan dan perceraian.

 Pentingnya peran keluarga-keluarga kristiani dalam hidup menggereja dan bermasyarakat. Keluarga merupakan komunitas hidup dan cinta yang mempunyai empat tugas penting:

1.  Membentuk persekutuan  antarpribadi yang sederajat atas dasar kasih dan berciri tak terceraikan 

2.  Menghamba/berdedikasi kepada kehidupan yang bermoralitas dan spiritualitas.

3.   Ikut serta dalam pembangunan masyarakat (baca: menjadi garam dan terang)

4. ikut serta dalam hidup dan pengutusan Gereja dengan membentuk “Gereja mini” untuk merealisakan pemulihan gambar-gambar Allah melalui Yesus Kristus sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.

Kebenaran yang sangat penting tentang keluarga:
1)  keluarga adalah ‘pranata’ pertama yang didirikan Allah, bukan Gereja (Kej.2:18-25).

2) Keluarga Kristen merupakan pusat dan tujuan dari perjanjian Allah (as the center of God’s covenant purpose).

3) Keluarga Kristen  merupakan miniatur keluarga Allah . Itulah sebabnya keberhasilan kita membangun keluarga Kristen yang benar dan diberkati, pada saat yang sama merupakan kesaksian akan keluarga Allah. Sebaliknya, jika kita gagal membangun keluarga kita, maka sebagai anak-anak Allah, kita juga gagal menunjukkan keindahan keluarga Allah atau menjadi citra gambar Allah yang rusak. (Baca: Ef.3:14-15; Maz.l03:13; Yes.66:13).

Setiap kita memahami  jika keluarga menjadi sasaran pekerjaan iblis dalam merusak kerajaan Allah. Itulah sebabnya, di dalam anugerah Allah kita harus melakukan yang terbaik dalam membangun keluarga yang berkenan kepada-Nya;   berakar, kertumbuh dan berbuah di dalam Dia

Mahatma Gandhi pernah mengatakan bahwa bumi ini mampu mencukupi kebutuhan segenap mahluk yang ada di dalamnya tetapi bumi ini tidak mampu memenuhi keserakahan manusia. Setiap keluarga dipanggil Allah untuk menunjukkan wajah Allah. 

By: Martha Belawati

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s