Minggu 22/09/13 Yehezkiel 37:1-6


Yehezkiel 37:1-6

37:1 Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku g  dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya h  dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah,   dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang  . 37:2 Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering. 37:3 Lalu Ia berfirman kepadaku: “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?” Aku menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!  ” 37:4 Lalu firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!   37:5 Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.  37:6 Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. ”

Yehezkiel adalah seorang nabi yang diberkati dan dipakai  Tuhan  sebagai penyambung lidah-Nya. Kuasa Tuhan  meliputinya , membawanya dalam suatu penglihatan yang luar biasa , dan tanpa kekuatan-Nya dia tidak sanggup .

Kita biasanya menjelaskan ayat-ayat ini untuk tema pertobatan dan kebangunan rohani. Memang itu benar, karena ayat-ayat itu dengan jelas menggambarkan apa yang terjadi terhadap sejumlah besar orang di dalam suatu kebangunan rohani, dan untuk individu ketika ia bertobat. Namun hanya dalam bentuk aplikasinya Yehezkiel pasal tiga puluh tujuh berbicara tentang kebangunan rohani dan pertobatan.

Pembaharuan ,kebangkitan Israel,  tidak semata karena Kasih Tuhan,  tetapi lebih karena insiatif Tuhan. Pembaharuan dan kebangkitan Israel  dikarenakan :

–          Keras kepalanya bangsa Israel

–          “menggembalakan dirinya sendiri”  ; domba-dombanya  dibiarkan berserakkan…(Menikmati susu, membuat, membuat pakaian dari bulunya, yang gemuk disembelih, tetapi domba-domba itu  tidak digembalakan…yang lemah tidak dikuatkan, yang sakit tidak diobati, yang luka tidak dibalut, yang tersesat tidak dibawa pulang, yang hilang tidak dicari, melainkan diinjak-injak  dengan kekerasan dan kekejaman…) =>  (baca Yehez 34: 1-5)

–          Pembaharuan Israel terjadi karena Inisiatif Tuhan ;   nama Tuhan yang kudus telah dinajiskan  bangsa Israel, sebab itu Tuhan berinisiatif menguduskan nama-Nya yang besar ditengah bangsa agar mereka tahu Dialah Tuhan.=> (baca Yehez 36 :22-27)

–          Perjanjian Tuhan dengan Abraham;  “Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka” (Kejadian 17:8).

“Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?” (Yeh. 37:3a). Pertanyaan aneh ini dikemukakan oleh Allah kepada Nabi Yehezkiel dalam sebuah penglihatan yang membawa nabi itu “di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang … tulang-tulang itu amat kering” (Yeh. 37:1-2). Apakah makna dari penglihatan itu?

Tulang-tulang kering yang berserakan itu dianalogikan  keadaan bangsa Israel yang amburadul, mereka kehilangan jati diri mereka karena “kepala batu” , mereka mengalami labil identitas 🙂 karena mereka berkonspirasi dengan  berhala  pada waktu  berada di pembuangan  di kota Babel. Mereka kehilangan tanah pusaka, kota Yerusalem telah hancur, dan terutama Bait Allah sudah menjadi puing-puing. Apakah yang tersisa? Apa lagi kalau bukan perasaan yang lesunisasi  bahkan hancur berkeping-keping, kehidupan yang “dikudeta” sehingga  tanpa pengharapan?  apakah Tuhan yang perkasa itu kini telah menjadi pecundang?

Dia tetap  Tuhan yang berdaulat , dan Ia akan berinisiatif menolong umat-Nya dalam rangka COVENANT. Tuhan  memakai Nabi Yehezkiel, untuk mengingatkan kembali  siapa diri-Nya yang sebenarnya. “Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.  Dalam penglihatan itu dengan jelas dinyatakan bahwa Dia  sendirilah yang akan menolong dan memulihkan bangsa Israel dari kehancurannya, karena yang dipertaruhkan adalah pekerjaan keselamatan-Nya melalui bangsa itu.

Sebagai anak –anak Tuhan seringkali kita terlalu “PD”  sebagai sebuah persekutuan yang kuat, sehat, dan berlimpah dengan segala sumberdaya. Apa yang perlu dikeluhkan? Apa yang mesti dikuatirkan?

Jika, sekali lagi jika;   jika masing-masing kita -anggota jemaat dan  majelis, dan pendeta- hanya memikirkan diri sendiri tanpa peduli kepada yang lain, jika kita hanya terkurung dalam “sangkar emas” , jika masing-masing  jemaat merasa merekalah yang terpenting, jika masing-masing BPK   cuma berjuang untuk lingkup kecilnya, jika setiap majelis  bersaing semata demi  keunggulan  pelayanan,  lalu   gambaran persekutuan seperti apakah yang akan ditampilkan?  Tentu bukan hal seperti ini yang kita ingini. Namun, Firman Tuhan kali ini mengajak kita untuk mawas diri, untuk berjaga-jaga, bahwa seandainya itu yang terjadi, kita akan menjadi sebuah Jemaat yang tersinetronisasi J, labilisasi J, dan amburadulisasi J.  Lalu jika demikian, bedanya tentu cuma tipis saja dengan gambaran tentang tulang-tulang kering yang berserakan itu.

Bagaimanapun, Firman Tuhan kali ini mengajak kita untuk rendah hati dan sekaligus untuk menyadari dan tetap percaya, bahwa Allah-lah sumber kehidupan kita, bahwa karya-Nyalah yang menghidupkan!

“Jika kita menjadi batu yang terpisah dari yang lain, maka kita tak berarti apa-apa dan sama sekali tak akan hasilkan apapun bagi Tuhan . Hanya ketika batu-batu itu, disatukan atau dirangkai kan satu dengan yang lainnya, maka batu-batu itu akan membentuk dinding yg sangat kuat, untuk pembangunan rumah Tuhan .”

Tuhan mengharapkan  ada generasi baru yang akan bernubuat, akan ada generasi baru yang membangkitkan tulang tulang  kering ini.. sehingga tulang yang kering, semangat yang patah dibangkitkan kembali dan  dipenuhi ROH-Nya dan hidup kembali dan berdiam di tanah yang telah Tuhan tempatkan… Sebuah generasi yang perduli dengan lingkungan  sekitar mereka… sebuah generasi yang menjadi berkat dimana pun dia di tempatkan… sebuah generasi yang mau taat akan kehendak Tuhan …

sekarang tinggal bagian saudara.. dimanakah saudara berada? akankah saudara mau jadi bagian dari generasi baru?atau  tetap hanya menadah tangan  terus dari TUhan? dan pertanyaan yang harus saudara tanyakan ke diri sendiri, apa yang telah saudara lakukan bagi lingkungan sekitar saudara? apakah sudah menjadi berkat?

INI SAATNYA.. Berbuat sesuatu, tidak hanya mengkhotbahi seseorang dan menghakimi mereka adalah orang berdosa yang perlu bertobat.. tapi memberi contoh nyata…dan biasakan diri supaya anda disinggung oleh Firman TUhan… bila anda tersinggung oleh firman Tuhan, bagus!!.. berarti Firman TUhan mengingatkan dan membangun saudara menjadi hamba yang lebih baik lagi (jangan jadi generasi “Vickynisasi”)…INI SAATNYA GENERASI BARU AKAN DIBANGKITKAN!

6490_102586559754302_100000088755934_73110_1619656_n.jpg

DSC08528-tile

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s