Kumpulan kotbah natal


 

“NATAL MELEPASKAN KITA DARI KETAKUTAN”
Selama manusia masih tetap tinggal dalam dunia ini manusia tidak akan pernah lepas dari ketakutan.
Apapun tingkat golongannya, kaya-miskin, tua-muda, besar-kecil pastilah semuanya akan tetap merasakan namanya ketakutan. Kita merasa takut ketika kita diperhadapkan dengan sesuatu yang mengerikan atau hal-hal yang menakutkan. Ketakutan itu normal tetapi tinggal dalam ketakutan itu tidak normal.
Dalam Injil Lukas diceritakan ada gembala-gembala yang tinggal dipadang menjaga ternak pada waktu malam dan tiba-tiba malaikat Tuhan berada didekat mereka dan mereka sangat ketakutan.
Gembala-gembala adalah gambaran Umat manusia .
Waktu malam adalah gambaran dari kegelapan ( dunia yang penuh kegelapan).
Ketika kita hidup didalam kegelapan maka hidup kita akan dipenuhi dengan berbagai ketakutan,
Sehingga hidup kita tidak dapat membedakan warna-warni kehidupan.
Tetapi syukur kepada Allah “ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan
AnakNYa yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup
yang kekal (Yohanes 3:16) Natal melepaskan kita dari ketakutan.
 Ada beberapa hal yang membuat manusia hidup dalam ketakutan:
 *Pikiran kita sendiri.
Pikiran adalah medan pertempuran. Ayub berkata: Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketentraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegekisahan yang timbul.” (Ayub 3:25-26) Orang yang hidup dalam ketakutan akan mengalami makan tak enak dan tidurpun tak nyenyak, oleh sebeb itu saudara jangan sampai pikiran kita menguasai hati kita sehingga kita menjadi buta secara rohani dan tidak dapat melihat karya Tuhan.
Marilah kita selalu menaruh pikiran dan perasaan seperti Kristus Yesus (berpikir positif) maka ketakutan akan pergi.
 *Kita lebih mendengarkan manusia daripada Allah. (I Sam 15:1-35)
Saul sebagai seorang raja dia merasa takut kalau-kalau apa yang diingankan rakyatnya. Sehingga yang seharusnya dia harus menuruti perintahTuhan dangan harus membunuh bangsa Amalek, malahan dia tidak mau membunuh raja dan ternak-ternak yang baik dari jarahan tersebut dengan alasan akan mempersembahkan korban bagi Tuhan, sehingga dia diturunkan menjadi raja, seandainya kita mau untuk tetap mandengarkan rencana dan suara Tuhan kita tidak perlu takut kepada siapapun karena seperti raja Daud katakan Bahwa serta dengan Allah kita lakukan perkara-perkara yang besar dan gagah perkasa (Mazmur 60:14).
 *Kita lebih mengandalkan manusia dari pada kekuatan Allah.(Yeremia 17:5).
Beginilah firman Tuhan: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan! Ketika kita mengandalkan kekuatan kita maka kita akan hidup dalam kutuk dan hidup kita akan mengalami banyak ketakutan karena kekuatan kita terbatas tetapi kekuatan Tuhan tidak terbatas. Andalkan Tuhan disetiap langkah hidup kita maka berkat Tuhan akan melimpah dan ketakutan akan sirna, kalau Allah dipihak kita siapakah yang dapat melawan kita. Roh yang ada didalam kita lebih besar dari semua roh-roh yang ada di dunia ini (termasuk roh ketakutan).
 *Kita selalu menengok kebelakang.
Kegagalan masa lalu sering kali membuat kita ketakutan sendiri, kita takut orang tahu masa lalu kita yang suram atau kita takut orang tidak mau bergaul dengan kita kalau orang tahu masa lalu kita. Dalam Zakaria 8:13 dikatakan kalau dahulu kita tidak menjadi berkat sekarang kita akan menjadi berkat karena Allah akan memulihkan kita. Persoalannya asal kita tidak mengingat-ingat masa lalu kita dan kita tetap mengarahkan pandangan rohani kita kedepan. Tuhan memiliki rencana yang indah dalam tiap-tiap pribadi asal kita menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada dia dan berlindung padanya dan melakukan perintahnya dengan setia. Contoh orang yang menengok kebelakang isteri Lot akhirny a dia menjadi tiang garam.
 Mengapa kita tidak perlu Takut ?
 1. Karena ada berita kesukaan besar (ayat 10)
Dunia ini penuh dengan berita-berita yang menakutkan, berita kesusahan, berita peperangan,berita gosip, bencana Alam, sakit penyakit, kecelakaan, kelaparan, krisis global, berita kesusahan tetapi saudara tidak perlu takut karena ada satu berita kesukaan besar, kabar baik, berita kemenangan, berita kepastian keselamatan, berita tentang kelahiran Yesus Kristus.
Kelahiran Yesus membuat hidup kita jadi berarti, dosa diampuni dan kita mendapat hidup kekal, didalam Dia kita menjadi ciptaan yang baru sehingga kita menjadi berharga dimata Tuhan.
Kelahiran Yesus memberi teladan buat kita yaitu Kasih yang sempurna.
Hadirkanlah Yesus dihati saudara maka Saudara akan memberi dampak bagi dunia ini dengan menjadi garam dan terang dunia ini.
Kelahiran Yesus berarti kita harus melahirkan jiwa-jiwa untuk Kerajaan Sorga.
Kelahiran Yesus membawa keajaiban dan melepaskan kita dari ketakutan.
 Kelahiran Yesus membawa Keajaiban
Yesus sanggup mengubah :
* Keputusasaan menjadi pengharapan.
* Kegelapan menjadi terang.
* Kemiskinan menjadi Kekayaan.
* Kekalahan menjadi Kemenangan.
* Kegagalan menjadi Kesuksesan.
* Kematian menjadi Kehidupan.
* Air biasa menjadi air anggur yang manis.
Didalam Yesus ada Kuasa dan Mujizat yang Dasyat
Yesus adalah Juruselamat yang sejati.
 2. Karena kita mempunyai Juruselamat (ayat 11)
Sebagai orang percaya kita harus mengucap syukur karena Allah kita sangat dekat dengan kita, Allah yang nyata dan Dia telah menyatakan diriNya dalam rupa manusia agar semua orang mengenal Dia (Yoh. 1:8)
Dia Allah yang mengerti kesulitan kita, Dia Allah yang merasakan kelemahan kita dan Dia Allah yang turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia (Roma 8:28).
Dia Allah yang beserta kita (IMANUEL).
Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia akan menyertai kita sampai akhir Zaman (Matius 28:20b).
Tuhan Yesus adalah Allah yang setia menemani kita dalam suka maupun duka, karena itu kita tidak perlu takut.
* Jangan takut terhadap goncangan, tantangan,masalah dan cobaan karena Yesus sanggup memberikan jalan
keluar disaat tidak ada jalan .
* Jangan takut dengan penyakit katakan dengan imanmu oleh bilur-bilurNya saya disembuhkan.
* Jangan takut terhadap kegagalan karena Dia Allah yang memberikan Kemenangan dan Keberhasilan.
* Jangan takut dengan masa depanmu yang tidak pasti karena Dia selalu memberikan damai sejahtera dan hari
depan yang penuh harapan.
* Jangan takut terhadap kekurangan karena dia Allah yang mencukupi dan Allah yang memberikan kita hidup
dalam segala kelimpahan.
* Jangan takut terhadap kematian karena mati adalah keuntungan, kita akan mendapat mahkota kehidupan
serta hidup yang kekal.
Obat takut adalah percaya pada Allah (Mazmur 56:4).Sehelai rambutpun tidak akan gugur tanpa seizin Tuhan.
 3. Karena ada sejumlah bala tentara sorga (ayat 13) Kita tidak perlu takut karena ada perlindungan Tuhan, Tuhan melindungi kita dengan berpasukan tentara sorga
(Mazmur 91). Suatu saat, sejumlah pasukan Aram yang besar dengan kuda dan kereta perang mengepung Kota Dotan tempat nabi Elisa bersama bujangnya. Pagi-pagi buta bujangnya bangun dan melihat sejumlah besar pasukan Aram yang lengkap dengan senjatanya siap menangkap tuannya.
Namun Elisa menenangkan bujangnya sambil berkata : “Jangan Takut,sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka.” Sungguh , bujang ini tidak takut lagi, melainkan kagum akan penyertaan Tuhan, karena dia melihat bigitu banyak malaikat Tuhan yang berada disekeliling mereka.
Sesungguhnya kalau kita melihat keadaan secara fisik kita akan menjadi takut, tetapi kalau kita melihat secara rohani, maka kita akan menyaksikan turut campur tangan Tuhan.
Jangan takut dengan masalah dan tantangan yang besar yang mengepung saudara melainkan pandanglah penyertaan Tuhan, Tuhan sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan kita, Dia adalah Allah yang setia , sejumlah tentara sorga diperintahkanNya menyertai kita lebih banyak dari masalah yang besar.
 4. Karena ada kemuliaan Tuhan ditempat yang Maha Tinggi (ayat 14)
Tuhan tidak pernah mencobai kita melebihi dari kekuatan kita, seberat apapun masalah yang kita hadapi, Tuhan sanggup menyatakan KemuliaanNya.
Dibalik setiap pertandingan pasti ada mahkota,dibalik airmata ada sukacita yang Tuhan sediakan.
Air mata Tuhan sanggup menjadikan mata air, dibalik masalah ada kemuliaan Tuhan yang dinyatakan asalkan kita selalu berharap padaNya, manfaatkanlah masalah itu untuk kita lebih intim dengan Tuhan.
Jika hari-hari ini kita sedang berada didalam lembah kekelaman, mengalami masa-masa yang paling sulit, mengalami kehidupan yang berat dan saudara sedang berada dalam persimpangan jalan, diambang keputusasaan yakinlah bahwa Yesus selalu menyertai kita, Dia akan segera menolong kita dan Yesus akan memberikan kemenangan, Dia akan menyatakan kemuliaaanNya bagi kita semua yg percaya padaNya.
Saya pernah mengalami masa-masa yang sulit dalam perjalan hidup saya, masalah saya sepertinya sudah tidak dapat saya atasi dan sudah tidak ada jalan keluar, saya jadi stess dan mau mengakhiri hidup saya namun disaat itulah saya justu berjumpa dengan Tuhan dan merasakan kasih karuniaNya, kekuatan baru dan sukacita dan kemuliaaan Tuhan dinyatakan dalam hidup saya sehingga saya mengalami keintiman yang luar biasa dengan Tuhan. Tuhan Yesus tidak pernah terlambat . Kalau ada Yesus semuanya jadi beres, kalau ada Yesus semuanya jadi baik dan hidup kita jadi berarti.
5. Karena ada damai sejahtera Allah (Ayat 14)
Kita semua sangat membutuhkan damai sejahtera, ada banyak rumah tangga yang hancur karena tidak ada damai, gereja pecah karena tidak ada damai, bisnis kacau karena tidak ada damai, konflik sedang terjadi dimana-mana karena tidak ada damai. Jika kita ingin damai sejahtera Allah kita perlu berdamai dulu dengan Allah, kita memerlukan damai sejahtera yang melampaui segala akal lalu kita berdamai dengan semua orang,
Jangan menyimpan dendam, sakit hati tetapi kita perlu merendahkan diri (hati sebagai hamba) dan melepaskan pengampunan. Pengampunan itulah yang memulihkan kita. Yesus berkata Ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat, Bawalah Damai Sejahtera Allah dimanapun saudara berada maka saudara akan menjadi berkat dan berkat-berkat Tuhan akan mengikuti kita selamanya.
Yesaya 54:10
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian Damai-Ku tidak akan bergoyang, Firman TUHAN yang mengasihi engkau.
Maju terus dalam Tuhan dan Tuhan Yesus memberkati selalu.
 Natal
“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh. 15: 9-12)
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.(Roma 12:9-10)
 Saudara-saudara, hal yang sangat menarik ketika Allah menciptakan manusia, Allah tidak pernah untuk meninggalkan mereka. Hal tersebut terbukti ketika manusia jatuh dalam dosa, Allah hadir ke dalam dunia, Allah mengorbankan diriNya, disiksa, dicaci maki, dihina, bahkan mati tergantung di kayu salib. Allah bangkit dan memberikan peluang bagi manusia untuk hidup baik dan berkarya. Intinya ialah pendamaian yang memberikan isyarat bagi kita pun untuk menjadi juru damai di tengah-tengah dunia ini.
Saudara-saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Paulus memberikan nasihat kepada jemaat Roma agar mereka memelihara kehidupan persekutuan mereka dengan memahami makna kasih Allah itu dan menerapkannya di dalam kehidupan mereka setiap saat. Hal ini dilakukan tentunya dilandaskan oleh beberapa alasan:
1.  Kasih Allah adalah kasih yang tidak pura-pura. Artinya bahwa Allah menghendaki setiap orang yang dipanggil dan menyatakan diri sebagai orang Kristen itu tidak melakukan kecurangan atau penyimpangan, kemunafikan dan keserakahan, kebencian dan kemarahan, kesombongan dan keegoisan. Karena kasih Allah adalah kasih yang sempurna dan tidak kompromi dengan kedagingan.
2.      Kasih Allah selalu memberikan pengharapan bagi setiap orang yang percaya. Dengan percaya kepada Yesus Kristus, setiap orang akan mampu menghadapi berbagai pergumulan di tengah-tengah dunia ini. Pengharapan merupakan wujud dari Iman yang sesungguhnya kepada Yesus Kristus.
3.   Kasih Allah melahirkan suka-cita dan empati bagi setiap orang yang membutuhkan pertolongan. Yesus mengajarkan agar setiap orang peduli dan mau berkorban demi orang lain.
4.     Kasih Allah menumbuhkan kebersamaan dan membangkitkan semangat bersama untuk saling mengasihi dan memaafkan sehingga menciptakan kemajuan dan perkembangan.
5.      Kasih Allah adalah kasih yang mendamaikan dan menyejukkan setiap kita.
Saudara-saudara sidang masa raya natal yang saya kasihi di dalam Yesus Kristus, memaknai tema natal yang terpampang di hadapan kita, tentunya Paulus ingin bahwa suasana damai itu menjadi nyata di dalam kehidupan umatNya. Damai yang bukan sekedar kata-kata, ungkapan yang hanya menjadi hiasan dalam ucapan kita, namun damai harus mampu menjadi nilai yang harus terus kita wujudkan dalam rangka kita berelasi dengan sesama. Entah itu dalam komunitas kita sebagai orang-orang kristen sendiri, maupun di dalam masyarakat.
Saudara2, perdamaian itu akan terwujud di dalam kehidupan kita, tentunya ketika kita mengerti arti kasih Allah. Peristiwa Natal bukanlah hal yang baru, ia ada sejak dulu ketika orang-orang percaya akan Yesus yang adalah Mesias. Di ungkapkan di dalam Injil Yoh. 3:16” Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan AnakNya yang tuggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya, tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Saudara2, di tengah-tengah kehidupan kita sebagai manusia, tentu kita sering berhadapan dengan masalah, baik itu yang ditimbulkan oleh adanya perbedaan pendapat maupun adanya masalah-masalah lain yang akhirnya menimbulkan persoalan yang rumit bahkan perpecahan dalam masayrakat, gereja maupun keluarga kita. Pertanyaannya ialah, apakah kita biarkan masalah terus berkembang, ataukah kita berjuang untuk menyelesaikannya dan menciptakan damai itu sendiri.
Sidang Masa Raya Natal yang terkasih didalam Yesus Kristus, Kasih Allah adalah kasih yang mendamaikan. Oleh sebab itu, sebagai manusia kita ditantang untuk bersama-sama menciptakan damai itu, karena ketika damai ada didalam kehidupan kita berarti Yesus Kristus telah lahir dan berkarya di dalam kita.
Saudara, akhirnya mengertilah kita, bahwa untuk memaknai natal yang sesungguh, kita harus memiliki komitmen bersama, mau berkorban, dan mau berjuang demi terciptanya damai. Karena lahirnya Yesus tentunya karena Allah mengasihi kita. marilah kita mengasihi sesama, agar terwujudnya kesatuan dalam kesejahteraan di dalam kehidupan kita. kasih Kristus kiranya menjadi motifasi bagi setiap umat untuk terus mengasihi sesama. marilah kita tinggal di dalam Dia, agar kasih dan sukacita kita menjadi sempurna.
 NATAL UNTUK PERTUMBUHAN MENUJU KESEMPURNAAN
Ayat Pokok: Lukas 2:52
Pertumbuhan adalah ciri utama makhluk hidup.  Sebagai makhluk hidup, saudara dan saya harus terus bertumbuh.  Sama halnya seperti Yesus.
“Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia” – Lukas 2:52.  Haleluya!  Bukan hanya secara fisik Ia bertumbuh, tetapi juga dalam hikmat.  Dan Ia semakin dikasihi oleh Allah dan manusia!
Natal
Natal bicara tentang kelahiran Yesus sebagai Anak Manusia.  Natal adalah sesuatu yang sudah ada dalam hati Allah jauh sebelum Ia menciptakan alam semesta dan segala isinya.
Kelahiran Yesus bahkan sudah banyak dinubuatkan jauh sebelum Ia lahir ke dunia, antara lain:
1. Yesaya 9:5-6 – “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah
   diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya
   disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja
   Damai…” Lahir sebagai bayi (anak) yang terus bertumbuh menjadi dewasa dan
   sempurna, sampai kemudian akan menjadi Raja segala raja.
   Jika tidak bertumbuh, saudara dan saya tidak akan menjadi orang Kristen yang
   dewasa.  Kita harus bertumbuh sampai menjadi sempurna.
2. Mikha 5:2-4 – nubuatan tentang Betlehem, kota kelahiran Yesus, Sang Juruselamat
   manusia – “… hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda,
   dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang
   permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala…”
3. Bilangan 24:17 – “Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia,
   tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul
   dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set.”
Matius 2:1-12, Lukas 2:8-20 adalah kegenapan semua nubuatan tentang kelahiran Yesus!  Setiap nubuat yang berasal dari Allah, pasti ada kegenapannya.  Sebab Allah tidak pernah berdusta.  Setiap janjiNya adalah Ya dan Amin!  Haleluya!
Maksud & Tujuan
Maksud dan Tujuan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia:
1. Untuk Menyelamatkan UmatNya Dari Dosa.  Itu sebabnya Ia dinamai Yesus.
   Matius 1:18-21, “… Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan
   Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
   Sebab kecenderungan hati dan pikiran manusia semata-mata membuahkan dosa– Kejadian 6:5.
2. Agar Manusia Beroleh Hidup Kekal – Yohanes 3:16.
3. Untuk Melayani & Menyerahkan NyawaNya Menjadi Tebusan.
   Markus 10:45, “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan
   untuk melayani dan untuk memberikannyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Proses Penyelamatan Sampai Sempurna
“Dan YESUS makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.”
Kata “dan besarnya” dalam bahasa Inggris: stature = quality and status gained by growth = kualitas dan status yang dicapai oleh pertumbuhan.
Setiap anak Tuhan harus:
1. Berakar di dalam Dia, dibangun di atas Dia, dan bertambah teguh
   dalam iman – Kolose 2:6-7.
2. Dikuduskan, roh-jiwa-tubuh terpelihara sempurna, tak bercacat cela pada kedatangan
   Tuhan yang kedua – 1 Tesalonika 5:23-24.
Puji Tuhan!  Satu hari kelak, jika tak menjadi lemah, mundur dan murtad, kita akan mencapai kesempurnaan yang penuh.  Kudus, tak bernoda dan siap menyambut Kristus Yesus, Sang Mempelai Surgawi.
 Pesan Natal
Ibrani 12:1-2 – “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengellilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.  Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.”
Mari tetap percaya pada Tuhan, dan berpegang teguh pada FirmanNya, sampai kita mencapai kesempurnaan.  Sekali Yesus, Tetap Yesus!  Haleluya!
SELAMAT NATAL!  Tuhan Yesus memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s