Roma 8:12-17 Anak Allah (Rabu 11 Juni 2014)


imagesRabu 11 Juni 2014 Roma 8:12-17—Anak Allah
8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada
daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu , kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah , adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut l lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa ! ” 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita , bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia , supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Sebagai anak Allah , kadang kita lupa saat masalah datang dan baru teringat bahwa Roh Allah yang berdiam di dalam diri kita selalu siap menolong dan menghibur . Terkadang kesadaran itu datang terlambat disaat kita sudah tak berdaya. Jika kita selalu ingat dan bersandar sepenuhnya pada Roh Allah yang menjadikan kita percaya pada Yesus sebagai Anak-Nya pasti yang akan terjadi adalah kehendak-Nya bukan kehendak kita. Dan yakinlah “semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah”. (ay. 14)

“Betapa besarnya kasih yang dikaruniakan kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah.”
Mengapa kita adalah “orang berhutang” ? Think it Simple…Karena penebusan Yesus kita telah dibebaskan dari dosa…tetapi kita berhutang pada-Nya, is very-very simple ; Kita diminta melepaskan atau membebaskan diri dari hidup kedagingan kita…karena kedagingan kita sudah terkontaminasi oleh radiasi yang mematikan.
Sebab itu dalam kehidupan kita setiap saat kita harus berusaha hidup dalam Roh dan kebenaran .
Karena itu:

6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, usupaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis ; 6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. 6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan f dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh

Pertanyaannya, Mampukah kita melakukan semua itu ? dapat dipastikan bahwa kita tidak dapat melakukannya…Sebab itu di setiap ibadah hari Minggu selalu ada doa pengakuan dosa bahkan seharusnya pengakuan dosa dalam doa selalu ada setiap hari.

Kita dituntut melunasi hutang kita pada Roh Allah dengan menjalankan hidup baru yang sungguh-sungguh. Karena Roh Allah telah melakukan sesuatu yang penting bagi kita , yaitu pemulihan hidup . Pilihan hidup atau mati terpampang di depan kita. Kita akan hidup dan menerima warisan jika kita tidak hidup menurut daging sebab kita adalah ahli waris. Sebagai ahli waris kita tidak diberikan cuma-cuma. Harus ada revolusi dalam diri kita untuk berani memutuskan sebagai anak-anak yang hidup dalam terang dan senantiasa hidup dalam Roh dan kebenaran.

Status sebagai anak-anak Allah ada jaminan bahwa kedudukan kita sebagai ahli waris, yaitu orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah jika hidup dalam Roh dan kebenaran karena dengan itu ada suatu kekuatan yang super power untuk menghadapi dosa dan penderitaan. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk menyerah begitu saja.

Yang harus kita garis bawahi perseteruan antara daging dan Roh tidak akan pernah berhenti, Sebab itu WASPADALAH ! …Simpan dihati kita Efesus 6: 11-18 agar kita selalu diingatkan …Tunjukkan , optimalkan danbuktikan bahwa kita layak menerima warisan-Nya

Jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris…yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia …
(Rm. 8:17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s