Minggu 29 Juni 2014=> ” LAHIR BARU “


Lahir Baru

2 Krintus 5:11-21

5:11 Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu. 5:12 Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah. 5:13 Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu. 5:14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. 5:15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. 5:16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. 5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Lahir Baru

Setiap proses kelahiran adalah refleksi dari pergumulan, persabungan, dan perjuangan melawan rasa sakit dari seorang ibu, terkadang nyawa adalah taruhannya. Jika proses kelahiran tersebut berhasil alangkah bahagiannya ibu tersebut.

lahir baru tentu berbeda walaupun butuh pergumulan dan perjuangan untuk mematikan kedagingan (manusia lama) jika kita hidup dalam kandungan Kristus yang penuh godaan tantangan dengan segala penderitaannya. Jangan sampai kita “mati” dalam kandungan-Nya. Kita harus bergumul untuk tetap berintegritas dan menjadi manusia yang sejati (Imagodei) dalam pengharapan yang takan putus dalam doa.

images-8.jpgSebagai orang percaya kita mau tidak mau harus mengalami lahir baru karena, Yesus berkata, “…Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”… Yesus juga berkata ; “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali..

istilah “lahir baru” menjadi salah satu prinsip/dasar penting dalam membangun kehidupan iman kita sebagai orang percaya kepada Tuhan Yesus.  “lahir baru” adalah cara bereksistensi dari hidup yang diperbaharui kuasa Roh Kudus, itu adalah hidup di dalam iman yang bersekutu dengan Kristus , itu sama artinya hidup bersekutu dengan Roh Kudus. “lahir baru” adalah cerminan manusia yang bersekutu dengan Kristus dalam Roh dan kebenaran. “Lahir baru” eksistensi realitas dalam hidup kita sekarang ini – suatu realitas di dalam iman percaya akan Yesus Kristus sebagai Anak. Oleh karena iman adalah cara bereksistensi dari “kelahiran kembali” atau dari hidup yang baru yang dikuasai Roh Kudus, maka di dalam iman itu pertama-tama terdapat unsur ketaatan.

“Lahir baru” , atau juga cara hidup yang baru ini harus berdinamika, dan terus-menerus ditransfigurasi. Hidup yang baru itu bukanlah hidup yang stagnan , melainkan hidup yang masih terus-menerus “berkecambah” /bertunas, yang masih terus-menerus diperbaharui . Sebagai orang yang hidup baru nampak dalam kehidupannya yang berbelas kasih, murah hati, mau merendahkan hati dan berlaku lemah lembut, dll. Dengan lahir baru , manusia yang lama/cara hidup yang lama yang dikuasai dosa pasti menemui kebinasaan.

“lahir baru” sebagai orang yang beriman pada Yesus kristus sebenarnya adalah suatu hidup yang penuh pergumulan dan perjuangan yang berat…kita harus membinasakan “manusia lama”, ada peperangan rohani antara hidup yang lama dan hidup yang baru. Jika kita lemah makan akan jatuh dalam kubangan yang sama (manusia lama) akan tetapi orang beriman harus bangkit kembali, harus bertobat lagi. Inilah yang disebut dengan pertobatan sehari-hari, dengan demikian orang beriman diperbaharui setiap hari kaena selalu ada suatu perebutan kekuasaan di dalam hidup kita sebagai orang beriman.

Pembaruan iman sebagai manusia yang “lahir baru “ harus dengan sepenuh hati bahkan mungkin dengan radikal, harus dicerminkan dalam iman dan kehidupan bergereja, yang  bukan karena usaha kita untuk menjadi orang-orang benar, melainkan karena anugerah-Nya. Ia telah menyelamatkan kita dan dengan pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.

Untuk menjadi manusia baru/ lahir baru tentu butuh perjuangan untuk memperoleh sebuah pembaharuan dan peralihan terhadap apa yang diharapkan Tuhan. Keluhan dan kesakitan yang terbentang seperti proses kelahiran harus digumuli agar menuju pembaruan tersebut . –MBT

Manusia yang beriman akan sukses dimanapun ia berada. Sebaliknya mereka yang lemah, tak akan meraih apapun, walaupun ditempatkan dalam kelimpahan , dan hidupnya akan selalu terpuruk dalam “lingkaran setan”–MBT

Setiap orang yang “lahir baru” memiliki kesamaan karakter dalam hal kejujuran, rendah hati, semangat, keberanian, ketahanan, keseriusan, komitmen, dsb. Karakter itulah yang perluh Anda miliki sebagai “manusia baru.”–MBT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s