Rabu 2 Juli 2014=> Amsal 1:15-19 Menolak Tingkah laku yg Jahat


Konteks
1:15 Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka, 1:16 karena kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah. 1:17 Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap, 1:18 padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri. 1:19 Demikianlah pengalaman setiap orang yang loba akan keuntungan gelap, yang mengambil nyawa orang yang mempunyainya.

Kita menyaksikan belakangan ini diberbagai media dua capres dan cawapres yang sedang berkampanye untuk memperoleh dukungan dari masyarakat negri ini untuk dipilih menjadi pemimpin di negri ini; menjadi presiden dan wakil presiden . Sayangnya kedua belah pihak kususnya para tim sukses mereka atau diluar tim sukses menghalalkan segala cara . Kampanye hitam tersebar diberbagai media yang mengandung unsur SARA , profokatif dan fitnah , bahkan nalar sehat akademis dipermalukan… kehilangan akal sehat, etika , kaidah intelektual dan moralitas sebagai manusia beragama dipandang sebelah mata demi mengekor calon pemimpin yang bakal memimpin negri ini. Tindakan-tindakan anarkis, perampokan dan pembunuhan terjadi di sekitar lingkungan kita. Amsal 1:19 Demikianlah pengalaman setiap orang yang loba akan keuntungan gelap, yang mengambil nyawa orang yang mempunyainya.

Mengapa mereka menjadi jahat ?
Apakah karena emang sudah karakternya?,
Apakah karena situasi dan kondisi atau lingkungan membuat orang tega berbuat jahat? Jika melihat permasalahan yang sering terjadi nampaknya faktor lingkunganlah yang berperan dalam membentuk seseorang melakukan aksi kejahatan. Amsal 1:17 Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap.

Ada suatu pertanyaan besar yang terngiang di pikiran manusia-manusia “parable of the madman”… mengapa Tuhan membiarkan kejahatan itu terjadi atau tidak mampukah Tuhan mencegah perbuatan-perbuatan jahat manusia ? …Mengapa Tuhan tidak seperti polisi yang bertindak bila ada pelaku kejahatan di depan mata ? pertanyaan-pertanyaan akan seperti ini muncul pada manusia “parabel of the madman” (perumpamaan orang gila), di mana mereka meragukan kuasa Tuhan yang berdaulat terhadap mereka. 1:18 padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri.

Sering Godaan datang pada generasi muda… melalui keinginan daging yang pada akhirnya membuat kita tidak lagi bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan. Yang harus kita ingat agar kita terhindar dari keinginan berbuat jahat adalah; renungkan Ef 6:10-12.
Amsal 1:15 Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka,

Kenakan seluruh senjata rohani dalam mengatasi setiap persoalan . Perbaharui pikiran dan akal budi kita agar kita tidak serupa dengan dunia ini dengan membiarkan Firman Tuhan menguasai hidup kita . Pilihlah pergaulan yang baik karna pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik . Biarkan mereka menilai kalian kuper, sombong dalam memilih teman…tapi itulah cara kita menghadapi kedagingan agar tidak jatuh ke dalam dosa. Maka dari itu jagalah pikiran kita dari segala godaan dunia, sebab dunia itu jahat. Amsal 1:16 karena kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah.

kita sebagai orang Kristen seringkali hidup stagnan. Kita ingin menghindari perbuatan jahat karena takut mengulangi kejahatan tersebut tetapi tidak mendekatkan diri pada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya. Kita harus bisa menjadi orang Kristen yang dinamis yang tidak sekedar menghindari perbuatan dosa tapi juga melakukan apa yang Allah kehendaki dalam kehidupan kita.

Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Roma 13:13-14).

images“Takut akan Tuhan ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.” (Amsal 8:13).

“Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik.”
(I Petrus 3:13)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s