Minggu 6 Juli 2014 =>Amsal 8:13-16 Tuhan Sumber Segalanya


Wejangan dan Hikmat

8:13 Takut akan TUHAN  ialah membenci kejahatan  ;  aku benci  kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. 8:14 Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan.  8:15 Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar  menetapkan keadilan. 8:16 Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi.

Sering manusia memusuhi atau nampak membenci kejahatan saat di hadapan sesama manusia dan seakan takut akan Tuhan namun menjadi sahabat kejahatan

tatkala dalam kesendirian. Disaat kita menutup pintu kamar, lalu menengok ke kanan dan ke kiri untuk memastikan tidak ada orang yang melihat kita. Hal ini disebut munafik.

Remember !
Tuhan maha mengetahui, mendengar, bahkan Tuhan mengetahui apa yang ada di dalam hati kita. Tuhan mengawasi dan “mencatat” segala gerak gerik kita yang ingin melakukan kejahatan. “tangan dan kaki kita akan menjadi saksi perbuatan kita, kulit kita akan berbicara mengungkapkan aib kita , bahkan tanah tempat kita berpijak akan menjadi saksi tingkah laku kita yang jahat dalam kesendirian”. Apalagi kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat diketahui keluarga, sahabat, bahkan para followers yang mengenal kita sebagai orang baik atau panutan ternyata munafik, kita menggunakan “topeng”, bahkan hidup kita hanya “panggung sandiwara”

“Persiapkan Diri kita Sebelum jarum jam berhenti berdetak” (heart stops beating)
“Apakah kita masih mendengarkan jarum jam itu berdetak?”
“Apakah denyut nadi kita masih terasa?”

Sejatinyanya “ticking of the clock and pulse” (detak jarum jam dan denyut nadi) terdapat SMS (short message) untuk kita. Akan datang suatu detik yang detak jantung kita akan berhenti, diam seribu bahasa, sunyi. Our earthly life of the contract is finished… Treasure we do not get carried away & everything is left

Sebelum semuanya terjadi karena suatu saat jarum jam kan berhenti  kita tidak tau apakah kita bersam di rumah-Nya yang baka atau hanya di teras depan … kita harus mempersiapkan diri…”perjalananmu panjang, 1 hari sama dengan 1000 tahun. Jalannya gelap & sempit..bawalah dian (lilin) selalu, jangan hanya disimpan di bawah gantang”

Jangan kita menunda-nunda, karena jarum jam akan berhenti berdetak secara otomatis tanpa kita tau…
8:13 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan, aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

Jangan kita hanya bersyukur atas berkat yang kita terima karena bersyukur tidak menjamin kita bebas dari dosa/penderitaan . Jika kita tidak mempersiapkan diri maka sebagai orang percaya yang menderita bagi Tuhan akan mengejutkan, stres dan patah semangat. Maka dalam penderitaan sekalipun orang percaya tetap mengasihi sesamanya bahkan diutus untuk menyatakan kasih Allah kepada dunia. Sekalipun dalam penderitaan dan diutus untuk bersaksi tentang kemurahan dan kebaikan hati Tuhan kepada manusia yang tak layak menerima kasih karuniaNya. Pesiapkan diri kita, datang dan mendekat bahkan pada-Nya karena Dia sumber segalanya…

Hikmat dari Tuhan melebihi segalanya…8:14 Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan. 8:15 Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan. 8:16 Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi.
“ Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.” Amsal 3:13-14
Hikmat hanya dapat kita peroleh apabila kita memiliki hati yang takut akan Tuhan dan menjadi pelaku firman-Nya “…jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu, jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan Tuhan dan mendapat pengenalan akan Allah. Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulutNya datang pengetahuan dan kepandaian.” Dengan itu kita akan membenci kejahatan, kesombongan, kecongkakan,tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

Kita yang sedang berbeban berat datanglah kepada-Nya dan percayalah bahwa Dia mampu memulihkan kita. Perbaikilah hubungan kita dengan Tuhan, maka masalahmu akan diselesaikan-Nya. Tetaplah bertahan, Sebab Tuhan Allahmu bertahta atas hidupmu dan akan selalu ada bagimu. Keep faith! Jesus will give you strength!

Cuma perlu dicatat, jika kita dimampukan oleh Tuhan untuk memperbaiki diri kita janganlah pada akhirnya mengajarkan kita menjadi ahli-ahli taurat modern… tetap rendah hati dan bergantung penuh kepada Tuhan dalam keseharian.

“Kita dapat menemukan makna hidup bila sanggup memaknai hidup yang adalah suatu proses penemuan suatu hakikat yang berarti…dan itu hanya dapat kita peroleh di dalam kedekatan kita dengan Tuhan, karena dia adalah sumber segalanya..”

Allah Sumber kuatku

Hanya Kau milikku di surga
Tiada yang ku ingini di bumi,
Hanya Kau
Tak ku andalkan kekuatanku
Namun, yang pasti Kau tetap s’lamanya

Reff:

Allah, sumber kuatku,
Allah, sumber kuatku
Allah, sumber kuatku
Dan bagianku s’lamanya

Allah, sumber kuatku,
Allah, sumber kuatku
Allah, sumber kuatku
Dan bagianku s’lamanya.

Tuhan itu sumber perlindungan,
Tuhan itu sumber kekuatan,
Tuhan itu sumber pengharapan,
Tuhan itu sumber keselamatan,
Tuhan itu sumber kasih,
Tuhan itu sumber pengetahuan
Dan Tuhan itu sumber segalanya

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s