Rabu, 27/08/14 Tuhan Berkenan Memberkati (Mz 132:15-18)


DSC_0312

 

132:15

Perbekalannya akan Kuberkati dengan limpahnya, orang-orangnya yang miskin akan Kukenyangkan dengan roti,

132:16

imam-imamnya akan Kukenakan pakaian keselamatan, dan orang-orangnya yang saleh akan bersorak-sorai dengan girang.

132:17

Di sanalah Aku akan menumbuhkan sebuah tanduk bagi Daud, Aku akan menyediakan sebuah pelita bagi orang yang Kuurapi.

132:18

Musuh-musuhnya akan Kukenakan pakaian penuh malu, tetapi di atas kepalanya akan bersemarak mahkotanya.”

 Mazmur ini (Ay 15-18)  sepertinya digunakan pada ibadah pentahbisan bait Allah Salomo. Mazmur ini oleh umat  dinyanyikan ulang ,  yaitu tentang   janji Allah kepada Israel .

Mazmur  ini ditujukan untuk kemuliaan Tuhan, artinya melalui kehidupan bangsa Israel, mereka diharapkan meninggi dan memuliakan nama-Nya. Begitupun juga dengan kita sebagai orang percaya.  Tuhan menjaga, memelihara, memberi  kebahagiaan dan melindungi bahkan tanpa memandang muka  tujuan Tuhan agar namanya dimuliakan.

“Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan!  Haleluya. Memuji/bermazmur bagi Tuhan  memang bisa dalam berbagai cara , walaupun Tuhan maha tau kita memuji-Nya di dalam hati atau dengan “sembunyi-bunyi” (tanpa perlu arang lain tau). Tuhan ingin kita sebagai orang percaya  memuji dan memuliakan-Nya lewat mulut kita, “Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu; puji-pujian kepadaNya tetap di dalam mulutku.”  (Mazmur 34:2). 

 Pujian bagi-Nya membuat Dia berkenan memberkati kita, ada kuasa yang dinyatakan dalam kehidupan kita sebagai orang percaya.

Ada banyak orang percaya merasa gagap , malas dan enggan memuji Tuhan . Bahkan tidak sedikit yang memuji Tuhan motivasinya untuk sekedar tampil, supaya dilihat jemaat dan hati berbunga-bunga saat dipuji oleh jemaat. Ada juga diantara kita terlalu memaksakan diri untuk memuji Tuhan sehingga saat memuji nama-Nya buat telinga Tuhan dan jemaat “sakit kuping” . Kita harus paham, memuji Tuhan harus kita lakukan setiap waktu baik lewat “Nyanyian ziarah”, bersyukur, dan doa.

Tuhan mengharapkan lewat “nyanyian ziarah” yaitu  sikap hidup kita. keteladanan lewat sikap dan perbuatan kita merupakan hal yang mutlak untuk kita tanpa memandang usia, gender maupun latar belakang lainnya. Jadikan diri kita teladan, menyampaikan kebenaran lewat “Nyanyian ziarah” atau perbuatan-perbuatan baik yang membuat Tuhan berkenan memberkati.

Saat hati Tuhan disenangkan, saat Tuhan berhenti dalam hidup kita, tinggal dalam hidup kita maka Tuhan akan memberkati perbekalan kita dengan limpah dan orang-orang yang miskin akan dikenyangkan dengan roti. Semua berjat dalam Mazmur 132 ayat 15 : 18 menjadi bagian kita juga.

 “Nyanyian ziarah” yang keluar dari hati yang suci akan menjadi tempat perhentian Tuhan, waktu gereja dan pelayanan kita menjadi tempat perhentian Tuhan maka terobosan besar akan terjadi.

 Untuk apa membangun dan memiliki gedung gereja megah  jika tanpa kehadiran Tuhan, itu sama halnya dengan masa dimana Tabut Allah sedang dirampas bangsa Filistin. Beribadah tanpa kehadiran Tuhan.

Jadikan hidup kita berkenan diberkati Tuhan , milikilah “Nyanyian ziarah” yang bergairah pada Tuhan, yang tidak akan pudar oleh waktu dan tekanan hidup. “Nyanyian ziarah” pada Tuhan  melebihi apapun yang bisa diberikan dunia pada kita.

Lewat “Nyanyian ziarah” pada-Nya dapat membuat Tuhan tergerak dan meutuskan untuk menjadikan hidup kita, rumah tangga kita dan pelayanan kita tempat kediaman Tuhan dan saat itulah kita melihat Tuhan berkenan memberi berkat  dalam hidup kita.

 Tuhan, tolonglah kami untuk selalu dan selalu memuji-Mu lewat “Nyanyian Ziarah” kami pada-Mu agar Engkau berkenan memberkati kami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s