PEMBOGI (“PEMimpin BOdoh dan GIla itu bedanya tipis”)


Pemimpin yang bodoh dan gila itu BETI (bedah tipis). Pemimpin yang gila akan melakukan tindakan yang bodoh. Pemimpin yang bodoh akan melakukan tindakan gila, Para penjilat karakternya sama dengan sang pemimpin, yaitu BODOH dan GILA . Pemimpin ini merasa bahwa semua hal adalah haknya tanpa mau mendengar orang-orang di sekitarnya , tidak mengindahkan aturan , Nama Tuhan dipakai untuk menutupi kebodohan dan kegilaannya. Meminta maaf dan memaafkan hanyalah ‘di atas mimbar.’ Etika dan moralitas hanyalah ritual agama yang telah lapuk dan tak laku lagi karena ditutupi oleh kebodohannya dan kegilaannya . Emosi adalah guidance pemimpin yang bodoh dan gila . Show-off adalah suatu kebanggan. Ego adalah kewajiban-kewajiban tiada henti seperti karakter seorang “God Father”

Maka relasi pemimpin yang bodoh dan gila adalah dirinya sendiri . Keputusan yang diambil dirasakan adalah suatu kemenangan untuk dirinya sendiri . Pemimpin yang bodoh dan gila merasa terdepan dengan keputusan-kebutusannya yang STUPID , kata-kata/ucapan Kehendak Tuhan menjadi alasan untuk menutupi kebodohan dan kegilaannya..tidak menyadari,merasa terdepan dalam hal tak punya rasa malu, sering tidak jujur, aturan-aturan ditabrak, mengampil keputusan karena SAKIT HATI. Siapa yang tidak sejalan,yang mengkritik, yang melawan, dan menolak hal yg tidak benar akibat kesewenangannya akan DILIBAS

Tidak ada kasih, menjalin ‘pertemanan penuh intrik’. Konsepnya adalah: jika masih bisa dikibulin, kenapa harus dibaik-baikin? Jika masih bisa dibuly kenapa gak dimanfaatkan , kenapa harus diperlakukan dengan baik?
Yang ga waras tak akan kebagian, Pemimpin telah berada di atas ambang gila. Dia beyond craziness. Lima tahun ini lebih gila daripada sekedar gila.

Pemimpin yang bodoh dan gila menonjolkan keangkuhan, arogan dan keras kepala ini adalah penyakit aneh yang menyerang pemimpin dan para penjilatnya. Kenapa saya katakan aneh karena orang-orang yang terkena penyakit ini ga sadar. Tetapi kita-kita yang melihatnya “MAU MUNTAH”. Keangkuhan, arogan dan keras kepala merasuk ke setiap manusia tanpa melihat status. Ga ada yang kebal, karena penyakit ini merasuk jiwa jika kita “bodoh dan gila”

Biasanya manusia yang rentan dan terjangkit penyakit seperti ini adalah seorang PEMIMPIN (kuasa yang melekat). Karena kuasa yang dilekatkan pada diri para pemimpin tersebut tatkala mereka diberi kepercayaan untuk memimpin orang lain.

“Kepemimpinan yang berkualitas dan berusaha terintegritas jika ia mampu memadukan kualitas natural dan spiritual”.

Seorang pemimpin yang berjiwa besar lebih mementingkan atau mendahulukan kepentingan orang banyak daripada kepentingan dirinya sendiri. Ingat !, Kuasa sangat ampuh dalam membentuk dan mengubah karakter pemimpin.

Abraham Lincoln, pernah mengatakan: “Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man’s character, give him power.”

Firman Tuhan “barang siapa yang ingin menjadi terbesar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayan…” Ayat itu mengacu pada sifat manusia yang ingin berkuasa, terkenal, dan dihormati Sebutan sebagai “pelayan Tuhan” seringkali membuat pemimpin Kristen berlaku seperti Tuhan ketimbang seperti pelayan, merasa statusnya memiliki power dan berhak menjadi “BOS” (BODOH KOK SOK). Hal ini gampang terjadi dalam budaya yang paternalistis.

SUARA PROFETIK: “SALAH KATAKAN SALAH, BENAR KATAKAN BENAR. JANGAN MELAWAN KALAU SALAH. JANGAN TAKUT MELAWAN KALAU BENAR. KARENA TUHAN BERADA DI PIHAK KITA YANG BERANI MENGATAKAN DAN MELAWAN JIKA ITU MENYANGKUT KEBENARAN

justice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s