Rabu 2/maret/16 Mazmur 36 Berharga kasih setianya


Kefasikan orang berdosa dan kasih setia Allah

 

Setiap manusia diperhadapkan suatu pilihan. mau memilih warna hitam, yang berwarna seperti pelangi, atau putih…pilihan yang gampang-gampang susah. Krena suda dari sononya manusia di sebut makhluk materialis. Harus kita akui kematerialisan membawa kita dalam kefasikan dan menjadikakan kita sebagai orang fasik. hati kita ditutur oleh dosa, sehingga ketakutan kita pada Allah hilang. Tuturan dosa membujuk hati kita sampai kita tidak menyadari disekitar kita mengatahui kesalahan kita dsan mencibirnya. Kalau kita tetap menyendengkan telinga terhadap tuturan dosa maka kita akan menjadi seorang pendosa dan “pecundang” yg penuh tipu daya, tidak ada kebaikan dan kebijaksanaan dalam dirinya , karena dirinya selalu merancang segala kejahatan. Diri kita menjelma menjadi orang fasik. Semua yg jahat menjadi bagian hidupnya.Semua itu karena tuturan dosa. Kita sebagai anak anak Tuhan bisa saja dan pernah mengalaminya…Korupsi , perselingkuhan, dlsb.

Tetapi kasih setia Tuhan:  Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu g  sampai ke awan. h  36:6 (36-7) Keadilan-Mu i  adalah seperti gunung-gunung j  Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya k  yang hebat. Manusia dan hewan l  Kauselamatkan, ya TUHAN. 36:7 (36-8) Betapa berharganya kasih setia-Mu, m  ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. n  36:8 (36-9) Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; o  Engkau memberi mereka minum dari sungai p  kesenangan-Mu. q  36:9 (36-10) Sebab pada-Mu ada sumber hayat, r  di dalam terang-Mu s  kami melihat terang. 36:10 (36-11)

Ada hal yang berbeda kita dapatkan, dimana antara orang fasik dan umat Allah, yaitu:

1. Orang fasik menipu dengan memuliakan diri sendir

2. Umat Allah memagari dan mengontrol dengan  cermat dan seksama  akan diri mereka sendiri atas tutur dosa dan memandu diri mereka dengan keakurasian

3.  Umat Allah dengan rendah hati mengakui keberdosaan  mereka , dan bertobat

4. Orang fasik tidak terkendali  dan berpartisipasi  dalam kejahatan akibat terpengaruh dengan bisikan tutur dosa

5. Umat Allah di lindungi oleh takut akan Allah.

6. Orang fasik mengandalkan  kepandaian bicara dan  memutarbalikkan terang menjadi gelap;

7. Orang fasik menolak kebenaran  karena bisikan tutur dosa;

8. umat Allah rindu untuk dibenarkan dengan datang kepada terang seperti pada siang hari.

9. Di tempat tidur mereka, orang fasik menciptakan berbagai cara melakukan kejahatan;

10. Orang fasik memelihara penghinaan yang dalam dan keras akan Allah; umat Allah dengan rela memelihara ketidaksenangan yang tetap akan dosa mereka.

Kita diperhadapkan suatu pilihan, mau jadi Umat Allah atau orang fasik…DSC09647

Daud yakin bahwa dunia ini penuh oleh kebaikan dan kebenaran Allah yang mengaturdan langit dan bumi dengan prinsip keadilan . Daud yakin, sumber dari hidup ada pada Allah. Tidak ada setetes kehidupanpun yang bisa ditemukan di luar Allah, atau yang bukan berasal dari karunia-Nya.

36:10 (36-11) Lanjutkanlah kasih setia-Mu t  bagi orang yang mengenal Engkau, u  dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati! v  36:11 (36-12) Janganlah kiranya kaki orang-orang congkak menginjak aku, dan tangan orang fasik w  mengusir aku. 36:12 (36-13) Lihat, orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh; mereka dibanting dan tidak dapat bangun x  la

kesalehan sejati berasal dari pengenalan akan kasih setia Allah. Kenalialh kasih setia-Nya denga benar dan berserah penuh pada-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s